NERACA
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada Jumat, menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp113,85 per lembar saham dengan jumlah total sekitar Rp1,1 triliun.
Jumlah itu setara dengan 35 persen dari laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dibukukan pada tahun buku 2024 sebesar Rp3,2 triliun. Informasi lebih lanjut mengenai pembayaran dividen akan diumumkan kemudian.
“Seluruh agenda yang diajukan dalam RUPST hari ini merupakan bagian dari komitmen perseroan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, serta sejalan dengan strategi perseroan ke depannya,” kata Direktur Utama Bank Danamon Daisuke Ejima dalam keterangannya, di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Melalui RUPST Bank Danamon, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan tidak hanya mengenai pembagian dividen melainkan juga beberapa agenda penting lainnya termasuk perubahan susunan direksi perseroan.
Rapat menyepakati perubahan komposisi direksi perseroan dengan Hafid Hadeli sebagai Wakil Direktur Utama dan Muljono Tjandra sebagai Direktur berakhir masa jabatannya sejak penutupan RUPST ini.
RUPST juga menyetujui pengangkatan Yenny Siswanto sebagai Direktur Perseroan, efektif setelah lulus uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. “Atas nama Danamon, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hafid dan Bapak Muljono atas dedikasinya dalam posisi mereka dalam Direksi Perseroan,” kata Ejima.
Menurut Ejima, kontribusi keduanya sangat berarti bagi pertumbuhan perseroan serta dalam menjadikan Danamon sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia. “Saya juga menyambut Ibu Yenny ke dalam jajaran Direksi, khususnya untuk tugas dan tanggung jawab baru yang akan diembannya,” kata Ejima.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Danamon, setelah ditutupnya RUPST Bank Danamon 2025:
Dewan Komisaris: Komisaris Utama Yasushi Itagaki; Wakil Komisaris Utama (Independen) Halim Alamsyah; Komisaris: Nobuya Kawasaki, Dan Harsono; Komisaris Independen: Peter Benyamin Stok, Hedy Maria Helena Lapian.
Direksi: Direktur Utama: Daisuke Ejima; Wakil Direktur Utama: Honggo Widjojo Kangmasto; Direktur: Herry Hykmanto, Rita Mirasari, Dadi Budiana, Thomas Sudarma, Jin Yoshida, Yenny Siswanto.
Pada 2024, Bank Danamon mencatat laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) sebesar Rp8,3 triliun pada 2024 atau tumbuh 1 persen secara year on year (yoy), sehingga menghasilkan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp3,2 triliun.
Pendapatan operasional konsolidasian pada 2024 tercatat menjadi Rp18,9 triliun, meningkat 4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terkait dengan rentabilitas, Bank Danamon mencatatkan margin bunga bersih (NIM) konsolidasian sebesar 7,3 persen.
Total kredit (loan) dan trade finance konsolidasian per 31 Desember 2024 mencapai sebesar Rp189,4 triliun atau tumbuh 8 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara total dana pihak ketiga (DPK) pada 2024 tumbuh 9 persen yoy mencapai Rp153,2 triliun.
NERACA Jakarta - Kontribusi dan konsistensi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dalam memacu literasi dan inklusi layanan jasa…
NERACA Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengucapkan selamat atas penunjukkan Hery Gunardi sebagai Direktur Utama PT…
NERACA Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Selasa (25/3) menyetujui…
NERACA Jakarta - Kontribusi dan konsistensi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dalam memacu literasi dan inklusi layanan jasa…
NERACA Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengucapkan selamat atas penunjukkan Hery Gunardi sebagai Direktur Utama PT…
NERACA Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Selasa (25/3) menyetujui…