MNC Land Kebut Pembangunan Proyek Lido dan Bali - Relaksasi Pajak PPh dan PPnBM

NERACA

Jakarta – Lesunya bisnis properti tidak menyurutkan rencana ekspansi bisnis PT MNC Land Tbk (KPIG) dalam pengembangan bisnisnya. Perusahaan properti di bawah naungan MNC Group ini tengah merencanakan sejumlah ekspansi tahun ini. Dimana perseroan akan menyelesaikan empat proyek pembangunan tahun ini dilanjutkan dengan dua proyek besar lainnya.

Sepanjang tahun ini, KPIG menyelesaikan berbagai proyek seperti Oakwood Hotel dan One East Residences di Surabaya, Park Tower dan Park Hyatt Hotel di Jakarta. Chairman of MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (1/7) mengatakan, KPIG akan fokus pada dua proyek besar utama yakni MNC Lido City dan MNC Bali Resort. “Di mana kedua proyek tersebut telah menyelesaikan tahapan desain dan kami merencanakan konstruksi dapat dimulai pada semester kedua 2019,”ujarnya.

Menurut Hary, adanya relaksasi perpajakan berupa penurunan PPh dan PPnBM yang dikeluarkan pemerintah baru-baru ini akan menambah optimisme industri properti. Khususnya untuk MNC Lido City. Dirinya menuturkan, saat ini proyek MNC Lido City sedang dalam proses mengurus status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dari pemerintah. Nantinya dengan fasilitas tersebut, kata Hary, MNC Lido City akan memperoleh berbagai kemudahan dan insentif seperti perizinan, pajak dan lainnya.

Agustus 2019 mendatang akan diselenggarakan pre-launch event penjualan villa Trump Residences Lido dan Trump Residences Bali, yang merupakan salah satu komponen dari pengembangan terintegrasi Trump International Resort, Golf Club & Residences di MNC Lido City dan MNC Bali Resort. Hary berharap penjualan kedua proyek prestisius ini akan dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan KPIG. KPIG mencatatkan pertumbuhan aset pada kuartal I 2019 menjadi Rp 17,44 triliun. Peningkatan pada total aset dikontribusikan dari penyelesaian beberapa proyek besar.

Proyek yang sedang dalam tahapan penyelesaian konstruksi dan mulai beroperasi ada semester kedua tahun ini adalah Park Tower di Jakarta. Adapun proyek lainnya adalah pembangunan infrastruktur jalan utama dan jalan sekunder sepanjang 8,9 kilometer dan pekerjaan pra-konstruksi untuk pengembangan resor di kawasan MNC Lido City.

Hary menyatakan akan terus berkomitmen mengembangkan destinasi gaya hidup dan hiburan terintegrasi di MNC Lido City dan MNC Bali Resort. Direktur MNC Land, Erwin Richard Andersen pernah bilang, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 2,5 triliun untuk pengembangan proyek properti di Lido City dan proyek di Bali.

Disebutkan, belanja modal akan lebih banyak digunakan untuk mengembangkan proyek MNC Lido City senilai Rp2 triliun, kemudian senilai Rp500 miliar untuk pembangunan Trump International Resort, golf club dan residences Bali."Belanja modal sekitar Rp2 triliun-Rp2,5 triliun. Pendanaan 60-70% dari pinjaman bank dan sisanya equity," ungkapnya.

Hingga Mei 2019, serapan belanja modal secara keseluruhan masih Rp400 miliar. Erwin mengungkapkan bahwa serapan belanja modal akan dimaksimalkan pada semester II tahun ini.Lido ini akan mengusung konsep kota pintar yang akan dibangun yakni sebagai kota pintar dan liburan. Untuk tahap pertama, luas area yang dibangun akan mencapai 700 ha yang terdiri dari resort mewah, lapangan golf & club standar internasional, residensial dan theme park kelas dunia pertama.

BERITA TERKAIT

HIMBARA UNTUK PAJAK

Menkeu Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersama (kiri ke kanan) Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo, Dirjen Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan,…

Peran Koperasi dan Otda

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi., Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Tema Hari Koperasi ke-72 kali ini yaitu ‘Reformasi…

Kembangkan Platform Online - INOV Bikin Proyek Percontohan di Lima Kota

NERACA Jakarta - Mengantungi dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 152 miliar, PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Catatkan Penjualan Lahan 25,3 Hektar - DMAS Masih Mengandalkan Kawasan Industri

NERACA Jakarta – Kejar target penjualan, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) masih fokus mengembangkan kawasan industri. Apalagi, perseroan menerima permintaan lahan…

Targetkan Pembiayaan Rp 1 Triliun - Astra Finacial Tawarkan Promo Bunga 0%

NERACA Jakarta – Proyeksi pasar otomotif dalam negeri yang masih lesu, menjadi tantangan bagi pelaku industri otomotif untuk terus menggenjot…

Perkenalkan Fortofolio Bisnis - Astra Tampil di 1st Pacific Expo Selandia Baru

NERACA Jakarta – Menunjukkan eksistensinya di dunia internasional, PT Astra Internasional Tbk (ASII) menjadi satu dari lebih dari 100 perusahaan…