Di tahun 2024, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) mencatatkan pendapatan bersih sebesar US$2,30 miliar atau setara Rp37,76 triliun. Pendapatan bersih ini turun 2,94% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp2,37 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.
Emiten batu bara ini juga menyampaikan volume penjualan batu bara perseroan mencapai 24 juta ton, meningkat signifikan sebesar 15% year-on-year sekalipun harga jual rata-rata batu bara (ASP) turun 16% year-on-year sejalan dengan normalisasi harga batu bara. Di sisi lain, beban pokok pendapatan ITMG turun 1,6% menjadi US$1,6 miliar, dari sebelumnya sebesar US$1,63 miliar secara tahunan atau year on year.
ITMG tercatat mencetak laba kotor sebesar US$698,8 juta, dari sebelumnya sebesar US$742,5 juta. Laba kotor ini turun 5,89% secara tahunan. Alhasil laba bersih ITMG tergerus menjadi US$374,11 juta atau setara Rp6,13 triliun, dari sebelumnya sebesar US$500,3 juta pada tahun 2023. Laba bersih ini turun 25,23% secara tahunan.
Laba per saham ITMG juga ikut turun menjadi US$0,33 per saham, dari sebelumnya sebesar US$0,44 per saham. Manajemen ITMG juga menyampaikan total aset perseroan pada akhir Desember 2024 naik menjadi US$2,40 miliar, meningkat 10% year-on-year dibandingkan dengan akhir tahun 2023 sebesar US$2,18 miliar. Sementara itu, saldo kas meningkat 16% year-on-year menjadi US$990 juta dari US$851 juta pada akhir tahun 2023.
Per 31 Desember 2024, kas dan setara kas masih menjadi porsi terbesar dari total aset perusahaan sebesar 41%. Total liabilitas meningkat menjadi US$473 juta pada akhir tahun 2024 dari US$399 juta pada akhir tahun 2023, seiring dengan peningkatan utang usaha dan pinjaman bank jangka panjang. Pada akhir Desember 2024, jumlah ekuitas mencapai US$1,93 miliar, meningkat 8% dari US$1,78 miliar per 31 Desember 2023.
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) berhasil meraih pengakuan bergengsi sebagai Most Active Securities Firm dan salah satu Most Active Request for…
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan daur ulang limbah PET terkemuka dan terbesar di Indonesia akan berupaya mengoptimalkan efisiensi…
Di tahun 2024, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk…
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) berhasil meraih pengakuan bergengsi sebagai Most Active Securities Firm dan salah satu Most Active Request for…
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan daur ulang limbah PET terkemuka dan terbesar di Indonesia akan berupaya mengoptimalkan efisiensi…
Di tahun 2024, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) mencatatkan pendapatan bersih sebesar US$2,30 miliar atau setara Rp37,76 triliun. Pendapatan…