NERACA
Jakarta- Kembangkan ekspansi bisnisnya untuk raup peluang di sektor meetings, incentives, conferences, exhibitions (MICE), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) resmi akuisisi atas 99,99% saham PT Industri Pameran Nusantara (IPN), pada tanggal 16 Januari 2025. Dana akuisisi berasal dari penawaran umum perdana saham (initial public offering (IPO) CBDK. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Akuisisi tersebut dilakukan oleh perseroan dengan menyerap sebanyak 135.035.675 saham baru berupa saham seri B yang yang dikeluarkan oleh PT IPN atau setara dengan 99,9926% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh PT IPN. Adapun nilai transaksi tersebut mencapai Rp2,29 triliun.
Perseroan mengemukakan, transaksi ini merupakan transaksi afiliasi. Pasalnya, PT IPN dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh pemegang saham yang sama dengan CBDK, yaitu PT Agung Sedayu (AS) dan PT Tunas Mekar Jaya (TMJ). Rinciannya, PT AS dan PT TMJ masing-masing merupakan pihak yang secara langsung dan tidak langsung (melalui PT Multi Artha Pratama/MAP) (yang bertindak sebagai pemegang saham pengendali dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk/PANI atau PIK2) mempunyai kepemilikan saham dalam perseroan;
Berikut, PT AS merupakan pihak yang secara tidak langsung (melalui PT Kukuh Mandiri Lestari/KML) mempunyai kepemilikan saham dalam PT IPN. Kemudian, PT TMJ merupakan pihak yang secara langsung dan tidak langsung (melalui PT KML) mempunyai kepemilikan saham dalam PT IPN.
Menurut Direksi CBDK, alasan dan latar belakang dilakukannya transaksi penyertaan saham pada PT IPN karena perusahan ini tengah melakukan pembangunan Proyek MICE. Selain itu, PT IPN sendiri didirikan untuk berfokus dalam pengembangan bisnis MICE. Transaksi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan CBD PIK2 dan proyek MICE, serta meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan digunakan oleh PT IPN sebagai tambahan dana untuk membiayai proyek pembangunan gedung untuk tujuan meetings, incentives, conferences, exhibitions (Proyek MICE). Ini salah satu fasilitas yang dapat mendukung pengembangan CBD PIK2. Proyek MICE dapat memberikan nilai tambah untuk pengembangan CBD PIK2 untuk jangka panjang.
Setelah mempertimbangkan latar belakang transaksi, direksi CBDK yakin dengan melakukan transaksi dengan pihak terafiliasi, proses pelaksanaan transaksi dapat dilaksanakan secara lebih efisien dan dengan harga kompetitif. Ini dibandingkan dengan apabila transaksi dilakukan dengan pihak lain yang tidak terafiliasi.
Sekedar informasi, PT Industri Pameran Nusantara adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha Penyewaan Venue Penyelenggaraan Aktivitas MICE dan Event Khusus, Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Tanpa Hak Opsi Alat Kebutuhan MICE, Jasa Penyelenggara Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konferensi dan Pameran (MICE), serta Real Estat Yang Dimiliki Sendiri Atau Disewa. Sampai dengan laporan ini, PT IPN belum mulai beroperasi secara komersial.
NERACA Jakarta-Tahun ini, emiten properti PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) membidik pendapatan usaha sebesar Rp 120,8 miliar dan laba…
NERACA Jakarta – Menjaga kepercayaan investor di pasar dan juga pangkas beban utang, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology…
NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/1) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…
NERACA Jakarta-Tahun ini, emiten properti PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) membidik pendapatan usaha sebesar Rp 120,8 miliar dan laba…
NERACA Jakarta – Menjaga kepercayaan investor di pasar dan juga pangkas beban utang, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology…
NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/1) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…