Lewat Kampanye Better Life When We Recycle, LG Ajak Masyarakat Ikut Peduli Terhadap Lingkungan

 

NERACA

JakartaPT LG Electronics Indonesia (LG) resmi memulai kampanye “Better Life When We Recycle”, Rabu (26/2). Bertujuan untuk memperluas kesadaran akan keberadaan fabric waste, kampanye ini mengajak masyarakat untuk mengumpulkan pakaian yang tak lagi layak pakai untuk kemudian didaur ulang. Seturut rencananya, kampanye ini akan berjalan sepanjang satu bulan penuh sejak dibuka.

“Tumbuh bersama gaya hidup modern, kerap tak disadari, fabric waste yang tak dapat terdekomposisi dengan baik ini dapat menjadi tantangan bagi lingkungan kita,” ujar Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia. Perusahaan memaparkan alasan utama dibalik kampanye ini. Melalui kampanye ini, ia berharap dapat menjadi pemantik bagi upaya memperluas kesadaran akan keberadaan dan pengelolaan fabric waste di Indonesia.

Upaya LG untuk mengkampanyekan kesadaran terkait permasalahan lingkungan sebenarnya bukanlah pertama kali. Bahkan, kampanye “Better Life When We Recycle” sendiri merupakan kelanjutan dari kampanye besar yang dihelat sebelumnya “Better life for all” yang lebih berfokus pada isu limbah makanan.

Kampanye “Better Life When We Recycle” ini diadakan dalam naungan payung besar LG Loves Indonesia, khususnya dibawah pilar LG Loves Green yang merupakan salah satu pilar dari payung besar inisiatif sosial perusahaan ini di Indonesia yaitu LG Loves Indonesia. Tak hanya terkait lingkungan, LG juga memiliki pilar inisiatif sosial LG Loves and Cares yang berfokus pada kegiatan sosial dan penanggulangan bencana alam, LG Loves School untuk pendidikan dan LG Loves Children yang berfokus pada kesejahteraan anak. Setiap pilarnya dirancang untuk saling menopang dalam menjadikannya upaya berkelanjutan.

Keberkelanjutan LG mengkampanyekan isu lingkungan dan gaya hidup modern ini, menurut Ha Sang-chul, sesuai dengan semangat perusahaan untuk menciptakan kehidupan lebih baik yang merupakan refleksi dari Life’s Good. “Kami percaya, kehidupan itu baik. Namun untuk menikmatinya, kita perlu menjaganya. Melalui kampanye yang berkelanjutan inilah kami berupaya mengajak semakin banyak orang untuk bersama menciptakan kehidupan lebih baik bagi semua,” ujar Ha Sang-chul lagi

Lebih detail terkait dengan kampanye “Better Life When We Recycle”, LG menyediakan empat lokasi drop box bagi pengumpulan pakaian dari Masyarakat. Pertama, Pusat Layanan Produk LG di Surabaya yang berada di LG Service Center - Surabaya yang berlokasi di Jl. Kalianyar No. 42 Kapasari Genteng, Surabaya. LG Service Center - Semarang yang terletak di Jl. Majapahit No. 297, Gemah Pedurungan, Semarang. LG Service Center - Jakarta dengan alamat di Jl. RS Fatmawati No. 1A, Pondok Labu Jakarta Selatan. Serta Kantor Pusat Marketing LG Electronics Indonesia di Gandaria 8 Office, Lantai 23, Jl. Sultan Iskandar Muda – Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Mengenai material pakaian yang dapat diterima, LG menetapkan batasan pada yang berbahan katun dan bukan polyester. LG memberikan panduan berupa delapan jenis pakaian untuk turut dalam program Yaitu kemeja, celana, seragam, rok, kaos, sprei, jeans dan potongan kain.

Sementara untuk menarik minat lebih banyak orang turut serta dalam kampanye ini, LG memberikan apresiasi kepada setiap peserta tanpa memperhitungkan jumlah pakaian. Apresiasi ini berupa potongan diskon bagi pembelian produk LG melalui lg.com/id.

Lebih lanjut Ha Sang-chul menyatakan, pihaknya telah menggandeng EcoTouch untuk melakukan proses daur ulang seluruh pakaian yang terkumpul sepanjang kampanye ini. Kolaborasi LG dengan perusahaan daur ulang terkemuka di Indonesia ini bakal membuat pakaian yang terkumpul menjadi material insulasi ramah lingkungan dan tempat pensil.

Menjadikan “Better Life When We Recycle” sebagai kampanye menarik untuk diikuti, karena tak hanya berhenti hingga pada daur ulang fabric waste. Lebih dari itu, material insulasi ramah lingkungan hasil dari proses daur ulang ini, nantinya akan dimanfaatkan LG untuk merenovasi perpustakaan ramah anak yang berlokasi di area dengan tingkat literasi rendah. 

Menjadi satu rangkaian dengan kampanye “Better Life When We Recycle”, peningkatan fasilitas perpustakaan ramah anak ini dilakukan LG melalui kemitraannya dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI). Selain renovasi ruang perpustakaan, kerjasama ini juga meliputi peningkatan ketersediaan buku dan perlengkapan sekolah anak.

“Beriring dengan kesadaran pada tantangan lingkungan dari fabric waste, kami berupaya memberikan contoh peluang pengelolaan lebih baik yang justru dapat memberi manfaat bagi kemajuan literasi anak Indonesia,” ujar Jay Jang, Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia. 

BERITA TERKAIT

Sungai Watch Rilis Daftar Merek Penyumbang Sampah Terbesar

Sampah plastik di sungai-sungai Indonesia masih menjadi masalah serius. Temuan terbaru dari organisasi lingkungan Sungai Watch menunjukkan bahwa sebagian besar…

Berkat Pendampingan YDBA - Petani Vanili di Manggarai Mampu Ekspor Ke Jepang dan Korea

Komitmen Astra Internasional membantu dan memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus menyebar di berbagai daerah. Teranyar, perseroan…

Kolaborasi dengan SMK - TBIG Siapkan Tenaga Terampil Industri Telekomunikasi

Dukung dunia pendidikan demi menciptakan sumber daya manunia (SDM) yang handal dan siap kerja, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)…

BERITA LAINNYA DI CSR

Lewat Kampanye Better Life When We Recycle, LG Ajak Masyarakat Ikut Peduli Terhadap Lingkungan

  NERACA Jakarta — PT LG Electronics Indonesia (LG) resmi memulai kampanye “Better Life When We Recycle”, Rabu (26/2). Bertujuan…

Sungai Watch Rilis Daftar Merek Penyumbang Sampah Terbesar

Sampah plastik di sungai-sungai Indonesia masih menjadi masalah serius. Temuan terbaru dari organisasi lingkungan Sungai Watch menunjukkan bahwa sebagian besar…

Berkat Pendampingan YDBA - Petani Vanili di Manggarai Mampu Ekspor Ke Jepang dan Korea

Komitmen Astra Internasional membantu dan memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus menyebar di berbagai daerah. Teranyar, perseroan…