Seluruh Civitas Kementerian Kominfo Berkomitmen untuk Tidak Melakukan Aktivitas Judi Online

Jakarta, Seluruh civitas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) berkomitmen untuk tidak melakukan aktivitas perjudian, baik online maupun slot.

Hal tersebut dibuktikan melalui jumlah pegawai Kemenkominfo yang menandatangani pakta integritas untuk tidak bermain judi. “Sudah 100% civitas Kominfo yang menandatangani pakta integritas untuk tidak beraktivitas dalam perjudian,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika RI
(Menkominfo), Budi Arie Setiadi pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan Judi Online di Lingkungan Kementerian Kominfo yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Menteng,
Jakarta Pusat. (25/07/2024).


Menkominfo Budi Arie Setiadi turut memberikan pesan kepada civitas Kemenkominfo untuk senantiasa menjauhi aktivitas judi online. Selain itu, Menteri Budi juga mengapresiasi kerjasama antar pihak dalam memberantas judi online, baik internal
Kemenkominfo maupun Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI).


“Berdasarkan data PPATK, Pemerintah lewat intervensi SATGAS telah berhasil
menurunkan 50% akses judi online dan menurunkan depo masyarakat sebesar Rp.
34.4T dan berusaha untuk menekan akses sebesar 80% untuk menurunkan depo sampai
Rp. 45.7T,” lanjutnya.


Bukan hanya itu, Kemenkominfo secara internal juga terus bergerak dalam memberantas judi online. “Kemenkominfo melalui Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Direktorat Jenderal
Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) pada 17 Juli 2023-23 Juli 2024 telah melakukan
pemutusan akses sebanyak 2.552.749 konten perjudian serta melaporkan 533 akun
e-wallet,” jelas Budi.


Apa yang kita lakukan, lanjut Budi, diharapkan dapat menyelamatkan masyarakat pada
angka yang signifikan. Ke depannya, kolaborasi antar internal juga menjadi penting untuk menggencarkan kampanye anti judol ini. 

“Sosialisasi dan literasi juga menjadi unsur yang tidak kalah penting, oleh karena itu saya minta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP), serta Direktorat Pemberdayaan Informatika Ditjen Aptika terus gencarkan kampanye,” tutupnya.


Menyambung pernyataan Menkominfo, Sekretaris Jenderal Kemenkominfo, Mira Tayyiba menjelaskan bahwa, pakta integritas merupakan tindaklanjut dari Arahan Menteri
Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) tentang pemberantasan judi online di
lingkungan Kemenkominfo.


“Sebanyak 5.928 Pegawai Kominfo 3.014 ASN dan 2.914 Non ASN telah menandatangani pakta integritas tersebut, dapat dilaporkan bahwa 100% Pegawai Kominfo telah berkomitmen untuk tidak beraktivitas dalam perjudian baik online maupun slot,” jelasnya.


Segala rangkaian sosialisasi dan penandatanganan pakta integritas ini adalah bentuk penolakan terhadap segala bentuk perjudian dan kita tunjukkan bahwa Kemenkominfo berkomitmen penuh dalam memberantas perjudian.


“Kegiatan yang berlangsung juga diharapkan dapat memperdalam pemahaman segala
bentuk risiko perjudian dari berbagai perspektif,” tutup Mira.


Pada kesempatan yang sama, Asisten Komisi Aparatur Sipil Negara 1, Farhan Abdi
Utama memaparkan materi mengenai konsekuensi bagi ASN yang terjerat aktivitas judi online. Mengerucut dalam konteks ASN sebagai profesi, sampai saat ini ASN menjadi
profesi yang mendapat banyak perhatian karena di kalangan masyarakat, profesi
tersebut dijadikan standar untuk berperilaku.


“Sebagai profesi yang banyak diperhatikan, tentunya harus berhati-hati dalam berbuat. Di
dalam peraturan pemerintah yang mengatur soal disiplin, ASN dimonitor perbuatan dan
tingkah lakunya selama 24 jam sehari, baik di dalam maupun di luar kedinasan,”
jelasnya.

Oleh sebab itu, tegas Farhan, ASN sebaiknya jangan sampai melakukan perbuatan yang
melanggar ketentuan, terutama dalam hal ini mengenai aktivitas perjudian karena
konsekuensi itu akan selalu ada.


“Jika bicara sanksi dan konsekuensi, norma paling dasar (pelakunya) dipidana. Dalam
konteks itu UU dan KUHP sudah mengatur semuanya. Jika terbukti melakukan, pidana
harus dijalankan” tutupnya.


Sosialisasi Pencegahan Judi Online di Lingkungan Kementerian Kominfo merupakan
upaya dari Kemenkominfo untuk memberikan pemahaman lanjutan kepada civitas
Kemenkominfo mengenai bahaya dan konsekuensi judi online. Harapannya, seluruh
civitas Kemenkominfo menghindari segala aktivitas yang berkaitan dengan perjudian.

BERITA TERKAIT

RKP 2025 OPTIMALKAN POTENSI DAERAH

RKP 2025 OPTIMALKAN POTENSI DAERAH : Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tempat penampungan hasil (TPH) kelapa…

PERTUMBUHAN PASAR EKSPOR INDUSTRI MEBEL

Perajin menyelesaikan pembuatan produk mebel di Pasar Mebel Baru Bong Mojo, Jebres, Solo, Jawa Tengah,Sabtu (7/9/2024). Himpunan Industri Mebel dan…

PAPARAN MENTERI KEUANGAN PADA ISF 2024

PAPARAN MENTERI KEUANGAN PADA ISF 2024 : Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan paparan saat menjadi pembicara utama pada acara Indonesia…

BERITA LAINNYA DI Berita Foto

RKP 2025 OPTIMALKAN POTENSI DAERAH

RKP 2025 OPTIMALKAN POTENSI DAERAH : Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tempat penampungan hasil (TPH) kelapa…

PERTUMBUHAN PASAR EKSPOR INDUSTRI MEBEL

Perajin menyelesaikan pembuatan produk mebel di Pasar Mebel Baru Bong Mojo, Jebres, Solo, Jawa Tengah,Sabtu (7/9/2024). Himpunan Industri Mebel dan…

PAPARAN MENTERI KEUANGAN PADA ISF 2024

PAPARAN MENTERI KEUANGAN PADA ISF 2024 : Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan paparan saat menjadi pembicara utama pada acara Indonesia…