Garudafood Rampungkan Akuisisi KEJU

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) berhasil merampungkan akuisisi 55% saham produsen Prochiz PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) senilai hampir Rp1 triliun. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, pengambilalihan ini bertujuan untuk pengembangan dan perluasan usaha serta memperkuat posisi bisnis perseroan di industri makanan dan minuman.

Sebagai informasi, perseroan telah mengambil alih 825 juta saham atau 55% saham Mulia Boga raya dengan harga Rp1.156 per saham. Dengan kata lain, emiten consumer ini merogoh kocek Rp953,7 miliar untuk membeli saham dari enam pihak selaku penjual. Pihak penjual adalah pemegang saham individual yakni Lie Po Fung, Sandjaya Rusli, Berliando Lumban Toruan, Agustini Muara, Marcello Rivelino dan Amelia Fransisca. 

Sehubungan dengan akuisisi saham KEJU, GOOD akan melaksanakan penawaran tender wajib atas seluruh saham KEJU yang dimiliki oleh pemegang saham masyarakat, dengan memperhatikan ketentuan dalam PJK No.9/2018. Berdasarkan pengumuman sebelumnya, perseroan mendapat fasilitas kredit sindikasi senilai Rp2,66 triliun dari sindikasi perbankan.

Pinjaman tersebut memiliki jangka waktu 60 bulan sejak penarikan awal fasilitas pinjaman. Adapun pinjaman tersebut diberikan tanpa jaminan. Direktur dan Sekretaris Garudafood, Paulus Tedjosutikno pernah bilang, pinjaman sindikasi akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan dari waktu ke waktu. Selain itu, pinjaman juga akan digunakan untuk refinancing utang bank perseroan.

BERITA TERKAIT

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

IndiHome Targetkan 8 Juta Pelanggan di 2020

Hingga akhir tahun 2020, Indonesia Digital Home (Indihome), layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan sebanyak 8 juta hingga…

BERITA LAINNYA DI

Laporan Terbaru PBB - Perempuan Terdampak Tertinggal Selama Covid-19

Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya melumpuhkan perekonomian di semua sektor, tetapi juga dampak sosial ekonomi pada perempuan. Berdasarkan hasil laporan…

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Penting Saat Pandemi

​Pandemi Covid-19 telah memberikan berbagai dampak sosial dan ekonomi di antaranya menurunnya pendapatan rumah tangga, hingga tidak sedikit yang kehilangan…

IndiHome Targetkan 8 Juta Pelanggan di 2020

Hingga akhir tahun 2020, Indonesia Digital Home (Indihome), layanan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menargetkan sebanyak 8 juta hingga…