Pemprov Banten Terima Bantuan 6.000 Liter Minyak Goreng dari BEI

NERACA

Serang - Pemprov Banten menerima bantuan 6.000 liter minyak goreng dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan terutama yang terkena dampak pandemi COVID-19 di Banten.


Bantuan tersebut secara simbolis diterima Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Provinsi Babar Suharso bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mewakili Gubernur Banten, di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia, Gedung Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Senin (13/7).


"Akan langsung kami salurkan ke masyarakat yang membutuhkan, agar kebermanfaatnya segera dirasakan oleh mereka," kata Babar Suharso.


Babar Suharso mewakili Gubernur Banten menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa terima kasihnya kepada PT BEI yang turut peduli terhadap kebutuhan masyarakat Banten di tengah situasi pandemi Covid-19. Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat karena menjadi salah satu bahan pangan pokok.


Babar meyakini, kepedulian berbentuk donasi dari PT BEI beserta pihak-pihak lainnya kepada Pemprov Banten selama ini telah membantu pemerintah daerah dalam rangka meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak COVID-19 dari berbagai sektor.


"Karena untuk menghadapi Pandemi ini pemerintah tidak bisa sendiri, perlu peran serta aktif semua pihak agar pandemi ini segera berakhir," kata Babar.


Direktur Utama PT BEI Inarno Djajadi menyampaikan, tema HUT ke-28 PT Bursa Efek Indonesia “Embracing a New IDX: Stronger & Sustainable” dipilih dengan melihat kondisi saat ini, dimana seluruh elemen dan masyarakat secara bersamaan dihadapkan pada situasi pandemi yang sulit.


Atas kondisi itu, ia mengajak seluruh pihak dapat cepat beradaptasi dengan budaya kerja baru dan tetap positif serta terbuka terhadap peluang-peluang baru agar tetap bertahan dan terpercaya.


"Tahun ini banyak rekan-rekan bursa yang ikut berdonasi dalam rangka penanggulangan COVID-19 beserta Pasar Modal Peduli Indonesia, juga kerja sama dengan kantor-kantor perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Inarno.


Ia berharap, dengan bergotong-royong permasalahan yang muncul akibat dampak dari pandemi COVID-19 dapat tertangani dengan baik sehingga Indonesia kembali kuat baik secara ekonomi maupun kesehatan.


Untuk diketahui, Provinsi Banten mendapatkan bantuan dari BEI sebanyak 6.000 liter. Sementara, total bantuan dari PT BEI yang diberikan sebanyak 27.780 liter minyak goreng untuk 6 titik pengiriman di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Ant

 

 

BERITA TERKAIT

MenkopUKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

NERACA Yogyakarta - Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar…

PNM Dukung Nasabah UMKM Go Digital

NERACA Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM selenggarakan pelatihan daring bertajuk “Mendukung Nasabah UMKM Go Digital” yang…

Gapensi Lebak Apresiasi Produksi Pangan Tak Impor

NERACA Lebak - Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak, Banten mengapresiasi produksi pangan tidak mengimpor dari luar negeri. "Kita…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

MenkopUKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

NERACA Yogyakarta - Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar…

PNM Dukung Nasabah UMKM Go Digital

NERACA Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM selenggarakan pelatihan daring bertajuk “Mendukung Nasabah UMKM Go Digital” yang…

Gapensi Lebak Apresiasi Produksi Pangan Tak Impor

NERACA Lebak - Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak, Banten mengapresiasi produksi pangan tidak mengimpor dari luar negeri. "Kita…