5 Bisnis Di Sektor Pendidikan Yang Patut Dicoba

Sektor pendidikan merupakan salah satu sektor utama yang menyumbang kontribusi besar terhadap pembangunan negeri. Walaupun sumbangsih yang diberikan tidak tergambar secara langsung, namun hadirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal dan juga cerdas merupakan bukti nyata kontribusi sektor pendidikan dalam derap pembangunan bangsa.

Pemerintah juga terus mendorong agar sektor pendidikan di Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Adanya program wajib belajar 12 tahun dan juga program beasiswa dari berbagai institusi negara untuk mahasiswa berprestasi, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membuat pendidikan di tanah air naik kelas

Agar terjadi pemerataan, Pemerintah juga sudah merilis Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu. Tujuannya agar angka putus sekolah di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah tidak terjadi lagi, karena di dalam KIP terdapat sejumlah dana yang dapat dimanfaatkan untuk pendidikan anak.

Nah kamu juga bisa kok berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan negara tercinta ini. Enaknya lagi, sumbangsih yang kamu berikan bisa berbarengan dengan bisnis yang menghasilkan uang. Ya, ada sejumlah peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan di sektor Pendidikan karena permintaannya akan terus datang. Tertarik? Berikut penjelasan yang dilansir CekAja.com:

Jasa Antar Jemput Anak Sekolah

Di sini modal kamu hanyalah mobil yang memiliki kapasitas cukup besar. Setelah itu kamu bisa mulai mengajukan penawaran ke beberapa keluarga di sekitaran tempat tinggal kamu, atau langsung ke sekolah – sekolah untuk menawarkan jasa menjadi pengantar jemput anak sekolah. Tingginya kesibukan dan juga kondisi jalan ibukota membuat beberapa orang tua malas keluar rumah untuk mengantar putra atau putrinya sekolah. Nah disini peluang yang dapat kamu manfaatkan.

Stationary dan Fotokopi

Untuk menjalankan bisnis ini, usahakan kamu memiliki atau menyewa toko di sekitar sekolah ataupun kampus. Karena biasanya yang membutuhkan alat-alat tulis adalah anak sekolah ataupun mahasiswa. Kamu juga bisa melengkapi bisnis kamu dengan menghadirkan mesin fotokopi. Tidak perlu beli, cukup sewa saja di beberapa vendor ternama, jadi dananya bisa kamu alokasikan untuk menambah barang yang menurut kamu berpeluang dicari oleh konsumen.

Les Privat

Buat kamu yang berotak moncer atau paling tidak memiliki teman – teman yang berprestasi di bidang akademik, bisa menjajal bisnis ini, les privat. Biasanya untuk siswa kelas 9 ataupun 12 membutuhkan tambahan waktu belajar sebagai persiapan ujian kenaikan kelas.

Pelatihan Komputer dan Desain

Untuk memulai bisnis ini, kamu harus memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang desain ataupun pengoperasian komputer, baik itu untuk software-nya ataupun perakitan komputer. Selain bahasa, kemampuan dalam mengoperasikan software tertentu dalam komputer juga merupakan satu keharusan yang baiknya dimiliki oleh kaum muda.

Katering dan Kos-kosan

Penerapan sistem belajar Full Day School di level sekolah dasar sampai sekolah menengah atas dalam beberapa tahun terakhir membawa berkah munculnya peluang bisnis katering untuk keperluan makan siang para siswa.

BERITA TERKAIT

Kisruh Zonasi Pendidikan

Dunia pendidikan Indonesia kembali ramai kembali. Pasalnya, masalah yang sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, ternyata sistem penerimaan murid baru…

Kepastian Hukum Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik - KETUA UMUM KADIN DAN APINDO

Kepastian Hukum Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik KETUA UMUM KADIN DAN APINDO NERACA Jakarta - Dua pimpinan organisasi…

Danai Pengembangan Bisnis - GMF Bidik Pendanaan di Pasar Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Berambisi menjadi pemain terbesar di Asia untuk perawatan pesawat, PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI) terus…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

PPDB Zonasi Banyak Dikeluhkan

      Sejumlah warganet mengeluhkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)…

Waspadai Anak Bermain Gawai Keseringan

    Dokter Spesialis Anak DR. dr. Meita Dhamayanti, Sp.A(K) mengatakan bayi di bawah umur lima tahun (balita) yang cenderung…

Merajut Jaring Literasi Baca Anak

    "Halo, perkenalkan, namaku Ceta. Aku mau ajak teman-teman di sini untuk bermain tebak-tebakan. Mulai dari kelompok perempuan dulu,…