NERACA
Jakarta- Sepanjang tahun 2024, PT United Tractors Tbk. (UNTR) membukukan laba bersih Rp19,53 triliun atau turun 5,24%, dari sebelumnya sebesar Rp20,6 triliun pada 2023. Laba per saham UNTR juga tercatat mengalami penurunan menjadi Rp5.378 per saham, dari sebelumnya sebesar Rp5.675 per saham pada 2023. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.
Sebaliknya, pendapatan bersih UNTR tercatat sebesar Rp134,42 triliun pada 2024. Pendapatan ini naik 4,54% secara tahunan dari Rp12,85 triliun pada 2023. Pendapatan bersih ini didominasi dari penjualan mesin konstruksi ke pihak ketiga sebesar Rp32,48 triliun, penjualan batu bara pihak ketiga sebesar Rp16,72 triliun, serta penjualan emas dan mineral lainnya ke pihak ketiga sebesar Rp9,9 triliun.
Sementara itu, beban pokok pendapatan United Tractors naik 8,40% dari Rp92,7 triliun pada 2023 menjadi Rp100,59 triliun pada 2024. Naiknya beban pokok pendapatan ini membuat laba bruto UNTR tergerus menjadi Rp33,8 triliun pada 2024, dari sebelumnya sebesar Rp35,7 triliun. Laba bruto ini turun 5,46% secara tahunan.
Adapun secara operasional, UNTR tercatat menjual sebanyak 4.420 alat berat sepanjang 2024. Penjualan alat berat ini sebagian besar ke sektor pertambangan sebesar 65%. Di sektor tambang batu bara, UNTR menjual sebanyak 13,14 juta ton batu bara sepanjang 2024, naik dari tahun 2023 yang sebesar 11,79 juta ton batu bara. Sementara itu, dari sisi tambang emas, UNTR melalui Agincourt Resources dan Sumbawa Jutaraya menjual sebanyak 232.077 gold equivalent ounces (GEOs) emas pada 2024, naik dari 2023 yang sebanyak 175.430 GEOs. Adapun di sektor tambang nikel, UNTR menjual sebanyak 1,97 juta wet metric ton (wmt) nikel sepanjang 2024.
Dalam mengejar pertumbuhan bisnisnya, anak usaha Astra Internasional ini kembangan portofolio bisnis non-batubara, sembari meningkatkan keunggulan operasi pada entitas yang sudah ada. Corporate Secretary United Tractors, Sara K. Loebis seperti dikutip Kontan mengungkapkan, UNTR tetap memantau peluang yang layak (feasible) untuk melakukan pengembangan secara anorganik pada segmen pertambangan mineral dan energi baru & terbarukan (EBT). Artinya, UNTR masih membuka opsi untuk melakukan akuisisi pada kedua segmen tersebut.
Dirinya belum menjelaskan, bagaimana rencana akuisisi UNTR pada tahun ini. Dia hanya memberikan gambaran, peluang untuk ekspansi pada segmen mineral terbuka pada komoditas emas, nikel, tembaga dan bijih besi. "Untuk EBT peluangnya di tenaga aliran sungai (river flow), tenaga surya, panas bumi dan waste to energy,"ujarnya.
Sembari melihat peluang untuk melanjutkan ekspansi di bisnis mineral dan EBT, UNTR tetap mengoptimalkan konsesi pertambangan batubara yang sudah beroperasi. "Memastikan proses produksi yang efisien. Ada target peningkatan penjualan batubara secara moderat," imbuh Sara.
Pada tahun ini, UNTR mengerek naik target operasional dari mayoritas segmen bisnisnya. Di bisnis batubara, UNTR menargetkan penjualan sekitar 14 juta ton. Kemudian di bisnis alat berat, UNTR menargetkan penjualan sebanyak 4.600 unit. Lanjut ke bisnis jasa pertambangan, UNTR menargetkan produksi batubara klien sekitar 150 juta - 152 juta ton. Sedangkan volume pemindahan lapisan penutup alias overburden removal masih stabil di level 1,2 miliar - 1,3 miliar bank cubic meter (bcm). (bani)
PT Insight Investments Management (PT IIM) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih 16 penghargaan dari dua ajang bergengsi, Best Mutual Fund…
Sepanjang tahun 2024, PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) membukukan pertumbuhan laba bersih 19,5% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.…
Pada tahun 2025, tahun ular, hewan keenam dalam zodiak Tionghoa, sifat-sifat seperti intuisi, strategi, dan kebijaksanaan menjadi hal yang dominan,…
PT Insight Investments Management (PT IIM) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih 16 penghargaan dari dua ajang bergengsi, Best Mutual Fund…
Sepanjang tahun 2024, PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) membukukan pertumbuhan laba bersih 19,5% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.…
Pada tahun 2025, tahun ular, hewan keenam dalam zodiak Tionghoa, sifat-sifat seperti intuisi, strategi, dan kebijaksanaan menjadi hal yang dominan,…