Bank Muamalat Renovasi Masjid dan Bangun Rumah - Peduli Korban Bencana Sulawesi

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Konawe dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara pada bulan Juni 2019 lalu masih menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat setempat. Ribuan orang mengungsI dan ratusan rumah beserta fasilitas umum rusak. Salah satu fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat adalah masjid sebagai sarana peribadatan.

Maka dalam rangka peduli terhadap korban bencana dan juga tanggung jawab sosial perusahaan, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) berinisiatif melakukan renovasi masjid melalui Program Benah-Benah Masjid dengan total bantuan Rp1,6 miliar. Program ini dilaksanakan pada 12 masjid yang terdampak banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Chief Executive Officer Bank Muamalat, Achmad K. Permana dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, masjid adalah fasilitas umum yang memiliki nilai penting di masyarakat. Karena selain sebagai sarana ibadah, masjid juga berfungsi sebagai sarana untuk musyawarah dan silaturahmi antarwarga. “Semoga dengan bantuan ini masyarakat dapat kembali beribadah dengan nyaman. Dengan demikian jalan masyarakat Konawe untuk berhijrah dengan meningkatkan kualitas ibadah bisa semakin baik,” ujar Permana.

Selain masjid Nurul Jihad yang sudah rampung direnovasi, dua masjid dalam tahap perbaikan yaitu masjid Bambu Taubat dan masjid Nurul Huda di Kecamatan Pondidaha. Sedangkan pembenahan sembilan masjid lainnya akan dilakukan secara bertahap. Selain di Konawe, Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat (BMM) juga membangun 180 unit rumah untuk korban gempa di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah senilai Rp4,6 miliar. Peresmian program ini dilakukan pada 20 Agustus 2019 di Desa Oti, Kabupaten Donggala.

Rumah tersebut dibangun dengan konsep recycle house yakni menggunakan bahan bangunan sisa bagian rumah para penerima manfaat. Program yang diberi nama Rumah Harapan ini sudah ditempati oleh para penerima manfaat di Desa Saloya, khususnya di Dusun VI Tuampana dan VII Tobesule. Selain bantuan rumah, Bank Muamalat dan BMM juga membangun fasilitas berupa satu unit madrasah sebagai sarana pendidikan dan pengembangan dakwah masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, mengingat masih banyaknya masyarakat yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dan kekurangan kebutuhan pokok, BMM juga menjalankan kembali Program Dusun Zakat Muamalat Donggala yang ke-2 di Desa Marana, Kecamatan Sindue dan Desa Oti di Kecamatan Sindue Tobata, Donggala.

BERITA TERKAIT

Geliat Wisata Edukasi Kopi Sirap - Kongkow Plus Ngopi Nikmat Langsung dari Kebunnya

Indonesia, menurut data Organisasi Internasional Kopi merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Hal…

Semarak Maybank Marathon Bali - Maybank Suarakan Dukungan Hak Disabilitas

Di sela kegiatan acara Maybank Bali Marathon yang merupakan kegiatan tahunan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk tidak pernah abesen untuk…

Selamatkan Hutan Bakau di Semarang - Masyarakat Pesisir Budidaya Perairan Berkelanjutan

Keberadaan hutan bakau memiliki manfaat besar, selain melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan juga bisa meredam gelombang besar termasuk…

BERITA LAINNYA DI CSR

Geliat Wisata Edukasi Kopi Sirap - Kongkow Plus Ngopi Nikmat Langsung dari Kebunnya

Indonesia, menurut data Organisasi Internasional Kopi merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Hal…

Semarak Maybank Marathon Bali - Maybank Suarakan Dukungan Hak Disabilitas

Di sela kegiatan acara Maybank Bali Marathon yang merupakan kegiatan tahunan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk tidak pernah abesen untuk…

Selamatkan Hutan Bakau di Semarang - Masyarakat Pesisir Budidaya Perairan Berkelanjutan

Keberadaan hutan bakau memiliki manfaat besar, selain melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan juga bisa meredam gelombang besar termasuk…