Medco Energi Percayakan JP Morgan - Cari Mitra Strategis Anak Usaha

NERACA

Jakarta – Guna memuluskan rencana PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melakukan sinergi antara Medco Power Indonesia dengan upstream bisnis perseroan, pihak MEDC telah menunjuk J.P. Morgan untuk menyeleksi calon mitra strategis yang akan mengembangkan proyek dengan PT Medco Power Indonesia.

Ronald Gunawan, Direktur Operasi Medco Energi Internasional mengatakan, diharapkan MPI bisa sinergi membangun independent power producer (IPP) dari gas yang ada di lini upstream perseroan.”Sedang dirintis dan realisasi beberapa tahun ke depan,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Sementara Anthony R. Mathias, Direktur Perencanaan & Keuangan/Direktur Independen Medco Energi Internasional menambahkan, dengan menunjuk J.P Morgan untuk membantu dalam pencarian mitra strategis MPI bisa mendapatkan mitra strategis dan memenuhi syarat.

Dia menjelaskan bahwa fokus perseroan mengundang mitra yang dapat membantu MPI untuk pengembangan konversi gas menjadi listrik. Selain itu, dapat dilakukan konversi dari gas menjadi liquefied natural gas (LNG).“Kami sedang mencari yang mitra yang memiliki penglaman [konversi] gas ke listrik dan LNG untuk membantu pertumbuhan kami,” jelasnya.

Saat ditanya lebih lanjut, Manajemen MEDC belum memerinci terkait dengan rencana proyek tersebut serta detail investasi yang dibutuhkan.Sebagai catatan, MEDC mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas, panas bumi, dan air melalui kepemilikan saham di MPI. Pada semester I/2019, entitas itu menghasilkan penjualan daya sebesar 1.253 GWh.

Salah satu proyek pembangkit yang tengah digarap yakni pembangkit listrik Riau. Progres telah mencapai 34% dan diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal IV/2021. Selain itu, perseroan juga mengungkapkan, dampak positif yang cukup besar setelah mengakuisisi Ophir Energy adalah efisiensi yang mencapai US$ 30 juta atau setara Rp 426 miliar (kurs Rp 14.200).

Perseroan menjelaskan, tujuan akuisisi perusahaan migas yang berbasis di London, Inggris untuk mengembangkan aset di Afrika, Bangladesh, Vietnam, dan Papua. Sejak akuisisi itu dilakukan pada Mei 2019, perusahaan melakukan sinergi dalam bidang keuangan, supply chain, human resource, dan maintenance. Sinergi itu yang membuat perusahaan bisa berhemat. Kemudian dengan diakuisisinya Ophir Energy akan mendongkrak produksi migas Medco. Saat ini Ophir Energy sendiri mampu memproduksi 27.000 barel minyak per hari (BOEPD). Sementara total produksi Medco saat ini 85.000 BOEPD.

BERITA TERKAIT

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukses Gelar IPEX ke-20 - BTN Raih Potensi Kredit Baru Rp 4,56 Triliun

Bank BTN berhasil menarik  lebih dari 200.000  pengunjung selama sepekan pameran Indonesia Properti Expotdan (IPEX) sukses membukukan nilai ijin prinsip…

Tawarkan Bunga 12% - Sky Energy Indonesia Rilis MTN Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT SKY Energy Indonesia Tbk (JSKY) tengah mencari pendanaan sebesar Rp300…

Catatkan Kinerja Keuangan Anjlok - Bisnis Batubara IMTG Cetak Raport Merah

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan raport merah untuk kinerja keuangan. Pasalnya,…