BRI Syariah dan Paytren Lanjutkan Kerjasama

NERACA

Jakarta - Anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah dan Paytren lanjutkan kolaborasi terkait Pemanfaatan Jasa Perbankan Syariah yang telah ditandatangani pada tanggal 26 April 2019 dalam acara Indonesia Islamic Economy Festival (IIEFest) di Bandung. BRI Syariah dan Paytren telah melakukan pengembangan sistem untuk memfasilitasi skema onboarding account.

Direktur Bisnis Komersial BRI Syariah, Kokok Alun Akbar berharap ini dapat meningkatkan layanan baik untuk nasabah BRI Syariah maupun untuk anggota Paytren. Dengan onboarding account, anggota Paytren akan dilengkapi dengan dua sumber dana transaksi, yaitu e-money Paytren dan rekening tabungan BRI Syariah.

Manfaat lainnya dalam kerja sama ini adalah member Paytren dapat melakukan transaksi perbankan syariah di 274 kantor cabang/kantor cabang pembantu/kantor kas BRI Syariah dan 2.046 Kantor Layanan Syariah BRI yang terdapat di seluruh Indonesia. Kerja sama lainnya adalah dalam bentuk pemanfaatan jasa transaksi biller, yang merupakan sinergi dan integrasi pada aplikasi Paytren.

Kerja sama ini merupakan sinergi dan sebagai salah satu upaya dalam membangun dan mengembangkan ekonomi serta ekosistem syariah. Didukung oleh Sharia Economic Digital hasil kolaborasi antara BRI Syariah dan Paytren.

Tahun ini BRI Syariah fokus garap segmen milenial dengan terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan perolehan fee based income. "Hingga saat ini BRI Syariah telah bekerja sama dengan fintechyang menyediakan jasa pembayaran antara lain Gopay, OVO dan Paytren serta marketplace Tokopedia," kata Kokok dalam siaran persnya, kemarin.

Untuk menggaet nasabah milenial, BRIsyariah juga terus memperluas kerja sama dengan universitas di Indonesia. Salah satunya untuk menyediakan layanan education payment system yang bisa digunakan mahasiswa. Hingga Mei 2019, sedikitnya 76 universitas di seluruh Indonesia bekerja sama dengan BRI Syariah.

BERITA TERKAIT

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…