Honda Prospect Motor Fokuskan Operasional Dealer

PT Honda Prospect Motor (HPM) akan fokus pada strategi untuk menjaga kinerja operasional berbagai dealer mereka dibanding mengejar target penjualan pada 2019 menyusul kondisi pasar otomotif Indonesia yang belum stabil.

"Kami tidak pasang target (penjualan) karena kondisi (pasar) stagnan pada tahun ini. Kami fokus agar salah satu (varian) kendaraan kami tidak over stock, tapi justru terjual lebih banyak dan dicintai konsumen," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna-jual PT HPM Jonfis Fandy, di Jepara, sebagaimana disalin dari Antara.

PT HPM, lanjut Jonfis, jugaakan fokus pada tipe maupun varian produk yang masih diminati konsumennya sehingga dapat menjaga angka penjualan. "Kami sedang menjaga Mobilio agar tidak over stock. Jadi, (kami) tidak perlukan target yang berlebih. Jika pasar masih naik, target itu pasti (akan) ada," ujarnya.

Meskipun tidak mematok target penjualan, Jonfis mengaku pabrikan asal Jepang itu justru akan memasok lebih banyak produk-produk yang masih diminati konsumen Tanah Air, misal mobil Honda Brio.

Sebelumnya, HPM membuka diler Amartha Samarinda yang berlokasi strategis di depan pintu gerbang kota utama di Kalimantan Timur, serta menjadi diler Honda terluas di Pulau Kalimantan.

Honda Amartha Samarinda menawarkan layanan 3S+BP (Sales, Service, Spare Parts dan Body & Paint) yang sesuai dengan standar tinggi Honda di atas lahan seluas 8.312 m2 dengan luas bangunan 8.141 m2 yang terdiri dari tiga lantai yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang konsumen.

"Bagi kami, memastikan konsumen mendapatkan pelayanan terbaik adalah suatu hal yang penting dari segi servis, penjualan maupun suku cadang," kata Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor, Takehiro Watanabe.

"Pembukaan diler Honda Amartha Samarinda merupakan wujud konsistensi kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi para konsumen dan calon konsumen khususnya yang berada di kota Samarinda dan sekitarnya," ujar Takehiro Watanabe.

Honda Amartha Samarinda memiliki fasilitas servis dengan area seluas 2.996m2, dilengkapi 8 bay General Repair, 7 bay perawatan berkala, 3 bay Quick Service, 1 bay Final Inspection, 1 bay Spooring, 6 bay Washing, 15 Service Parking dan 6 Recepiont & Delivery.

Tak hanya itu, diler itu juga dilengkapi fasilitas Body & Paint dengan 2 bay Assembly, 3 bay Beating, 1 bay Frame Alligment, 4 bay Putty, 1 bay Primer Surfacer Sanding, 3 bay Paint Preparation, 1 Spray Booth, 3 bay Polishing, 1 bay Final Inspection dan 9 bay BP Parking.

Honda Amartha Samarinda memiliki area spareparts seluas 283 m2 untuk memastikan ketersediaan suku cadang Honda dengan lebih lengkap dan lebih cepat bagi konsumen di kota Samarinda. "Kami melihat Kota Samarinda memiliki potensi pasar yang baik," kata Jonfis Fandy selaku Marketing & After Sales Service Director HPM.

BERITA TERKAIT

Biaya Operasional Membengkak - Laba Nusantara Pelabuhan Handal Anjlok 89%

NERACA Jakarta – Perolehan laba PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) pada kuartal I tahun ini terkoreksi tajam. Di mana…

Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Kendaraan Penumpang dan Niaga Ringan - di Pusat Kota Medan

Mitsubishi Motors Resmikan Dealer Kendaraan Penumpang dan Niaga Ringan di Pusat Kota Medan NERACA Medan - PT Mitsubishi Motors Krama…

Honda XN-V Siap Produksi Semester Kedua 2019

Pabrikan mobil Honda meluncurkan kendaraan konsep Honda XN-V untuk pertama kalinya di dunia pada gelaran Auto Shanghai 2019 di China,…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Aturan Kendaraan Listrik Dimatangkan, Industri Siap Investasi

Pemerintah serius mematangkan penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai program percepatan pengembangan kendaraan listrik. Guna mengakselerasinya, pemerintah menyiapkan fasilitas insentif fiskal…

Grab Siap Lanjutkan Penerapan Tarif Baru

Setelah melaksanakan uji coba tarif baru sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348 Tahun 2019 di lima kota besar, Grab…

Ekspor Toyota Indonesia Masih Tumbuh Dua Persen

Di tengah ketegangan perdagangan global yang dipicu konflik dagang Amerika Serikat dan Cina, Toyota Indonesia masih mampu mencatat pertumbuhan ekspor…