Beasiswa Bidikmisi Kembali Dibuka, Ini Syaratnya

Beasiswa bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Sesuai data dari laman resmi Bidikmisi, pendaftaran Bidikmisi ini telah dibuka sejak 1 Februari 2019 dan akan berakhir 31 Oktober 2019. Apa saja persyaratan siswa untuk bisa memperoleh kesempatan beasiswa Bidikmisi dari Kemenristekdikti ini?

Persyaratan Bidikmisi

Persyaratan mendaftar Bidikmisi sesuai ketentuan yang tercantum dalam laman resmi Bidikmisi untuk tahun 2019 adalah sebagai berikut:

Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2019, memiliki identitas berupa Nomor Induk Siswa nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Lulusan tahun 2018 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi.

Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun.Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria: Siswa Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal sebesar Rp 4.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000,00 setiap bulannya.

Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.

Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah.

Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan pilihan seleksi masuk melalui: Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN), Seleksi mandiri PTN, Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya dan PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

Ketentuan Bidikmisi

Bidikmisi memberikan fasilitas pembiayaan sebagai berikut:

1. Pendaftaran Bidikmisi tidak dikenakan biaya.

2. Bidikmisi membebaskan biaya pendaftaran seleksi masuk SBMPTN serta seleksi lain yang ditetapkan oleh masing-masing panitia dan PT.

3. Penggantian biaya kedatangan pertama untuk pendaftar Bidikmisi yang ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

4. Bebas biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi.

5. Subsidi biaya hidup sebesar Rp 700.000/bulan disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah.

BERITA TERKAIT

PENGUSAHA KELUHKAN BEBAN PPH BADAN SAAT INI 25% - Presiden Janji Turunkan Tarif Pph Badan

Jakarta-Presiden Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan dari kalangan pengusaha di Istora Senayan, Jakarta, pekan lalu, berjanji menurunkan tarif pajak bagi…

Mahasiswa Difabel Diberikan Beasiswa Rp1 juta/bulan oleh Pemerintah

Akses masyarakat memperoleh pendidikan tinggi terus ditingkatkan, terutama dalam pendanaan. Selain melalui beasiswa Bidikmisi, pemerintah juga akan mengalokasikan beasiswa bagi…

Asuransi Kesehatan Kembali Merugi

    Oleh: Ambara Purusottama School of Business and Economic Universitas Prasetiya Mulya   Hingga akhir tahun 2018 lalu defisit…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

UN Dihapus, Berbahayakah?

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai upaya penghapusan ujian nasional dalam sistem pendidikan Indonesia akan menjadi berbahaya karena tidak…

Perpustakaan dengan Koleksi Katalog Terbanyak Di Dunia

      Perpustakaan adalah sumber berbagai macam informasi mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi, sejarah dan masih banyak lagi. Perpustakaan…

Kapan Anak Perlu Ikut Bimbel?

  Menghadapi anak dengan banyak tugas sekolah, tak jarang membuat orangtua menjadi bingung. Bingung bagaimana menjelaskan pelajaran anak yang berbeda…