Hunian Berkonsep TOD Jadi Pilihan Pekerja Masa Kini

Hunian Berkonsep TOD Jadi Pilihan Pekerja Masa Kini

NERACA

Bekasi - Direktur Proyek LRT City Jaticempaka-Gateaway Park Ibnu Mahmud Junaidi menyatakan, pengembangan kawasan sisi stasiun LRT merupakan jawaban atas masalah kemacetan yang setiap hari dihadapi para pekerja komuter.

"Menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD), LRT City mengembangkan kawasan hunian dan komersial yang berlokasi di area yang terintegrasi dan terkoneksi langsung dengan sistem transportasi massal. Sehingga, waktu yang sebelumnya terbuang percuma di jalan, bisa kembali digunakan untuk menciptakan kebersamaan dalam keluarga," ujar Ibnu di Bekasi, Sabtu (17/11).

Ia menambahkan,dengan lokasi yang strategis, kawasan yang berada di sisi stasiun LRT akan menjadi pilihan utama bagi kaum sub-urban, kalangan usia produktif, atau profesional dan eksekutif muda. LRT City, lanjut dia, dikembangkan dengan menerapkan 5 prinsip TOD, yaitu Walkable, Connect, Shift&Transit, Densify, dan Mixed Use.

"Kawasan hunian yang dikembangkan LRT City merupakan kawasan yang memberikan kemudahan akses bagi penghuninya saat menggunakan fasilitas transportasi publik, sekaligus memaksimalkan keterbatasan lahan dengan memadukan berbagai fungsi bangunan, seperti residensial dan komersial," papar Ibnu.

Dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti dan Urban Jakarta Propertindo, LRT City dikembangkan di sisi stasiun LRT Jatibening Baru di lahan seluas 5,2 Ha."Rencananya akan dikembangkan sebanyak 5 menara apartemen, dengan total hunian sebanyak 3.744 unit. Hunian ini juga akan dilengkapi dengan kawasan komersial, trek sepeda, kolam renang, trek joging, parkir, feeder bus, maupun pusat perbelanjaan,” jelas Ibnu.

Saat ini, sambung dia, harga awal di buka Rp390 juta.”Sekarang ini, harganya mencapai Rp540 juta,” imbuh dia. Selain menggunakan LRT, sambung Ibnu, penghuni di LRT City Gateway Park juga bisa memanfaatkan akses jalan raya Kalimalang dan Tol Becakayu yang saat ini telah beroperasi. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Rusun Berbasis TOD Bantu Warga Komuter Perkotaan

Rusun Berbasis TOD Bantu Warga Komuter Perkotaan NERACA Jakarta - Rumah susun (Rusun) berbasis "Transit Oriented Development" (TOD) atau yang…

Garap Empat Proyek TOD - URBN Bidik Pendapatan Rp 400 Miliar di 2019

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, emiten properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mengincar pendapatan tahun…

SMF Inisiasi Program Perbaikan Hunian Kumuh

SMF Inisiasi Program Perbaikan Hunian Kumuh NERACA Yogyakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menginisiasi program pembangunan rumah…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pilpres 2019, Pasar Properti Nasional Diprediksi Tetap Stabil

Pilpres 2019, Pasar Properti Nasional Diprediksi Tetap Stabil NERACA Jakarta - Pasar properti nasional pada tahun 2019 mendatang diprediksi bakal…

Rusun Berbasis TOD Bantu Warga Komuter Perkotaan

Rusun Berbasis TOD Bantu Warga Komuter Perkotaan NERACA Jakarta - Rumah susun (Rusun) berbasis "Transit Oriented Development" (TOD) atau yang…

Rumah Subsidi Tidak Goyah Diterpa Badai Ekonomi

Rumah Subsidi Tidak Goyah Diterpa Badai Ekonomi NERACA Jakarta - Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan (Himperra) Endang…