NERACA
Sukabumi - Dalam upaya untuk memperluas jangkauan produk inovatif di Indonesia, SCG, melalui anak perusahaannya Jayamix by SCG, secara resmi membuka batching plant baru di Bali, berlokasi di Desa Sidakarya, Kota Denpasar. Fasilitas produksi beton ini, resmi beroperasi dan diperkenalkan ke publik pada Senin, 17 Februari 2025. Peresmian batching plant tersebut menegaskan, komitmen SCG dalam memperluas jangkauan bisnis guna meningkatkan pelayanan, serta menghadirkan beton siap pakai di berbagai proyek konstruksi.
Melalui fasilitas ini, SCG menghadirkan beragam High-Value Added Products dan Services (HVA) yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek, mulai dari perumahan, gedung perkantoran, hingga infrastruktur, dengan menyesuaikan karakteristik lingkungan di masing-masing wilayah. Dengan berbagai inovasi yang diusung, SCG berkomitmen untuk mendukung proyek pembangunan di wilayah tersebut.
Sejak didirikan pada tahun 1972, Jayamix by SCG telah menjadi pelopor dalam industri beton siap pakai (readymix) di Indonesia, membuka jalan bagi kemajuan sektor konstruksi nasional. Dengan komitmen untuk menghadirkan produk beton berkualitas tinggi, Jayamix by SCG terus berkembang dan menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek strategis di seluruh Indonesia. Selama lebih dari lima dekade, perusahaan senantiasa mengedepankan inovasi dan keunggulan untuk menjawab berbagai tantangan di industri konstruksi. Dengan teknologi mutakhir yang ramah lingkungan, Jayamix by SCG optimis untuk terus menjadi mitra terpercaya dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih kuat, efisien, dan berkelanjutan.
Country Director SCG di Indonesia, Warit Jintanawan, mengungkapkan, dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri konstruksi Indonesia, kami terus berupaya menjaga kepercayaan pelanggan dan menjadi mitra terbaik melalui inovasi produk serta layanan."Pembukaan batching plant ini merupakan wujud komitmen kami dalam memperluas jangkauan bisnis ke berbagai kota di Indonesia, guna menghadirkan layanan terbaik dengan produk unggulan di seluruh Indonesi," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Neraca, kemarin.
Presiden Direktur SCG Readymix Indonesia, Tirayot Thamwongsa, menegaskan, komitmen perusahaan dalam ekspansi batching plant di Bali. Jayamix by SCG, sebagai pionir readymix di Indonesia, meresmikan batching plant terbaru di Denpasar 2, Bali, untuk memenuhi permintaan konstruksi yang terus meningkat. Ekspansi ini, kata Ia, didukung oleh empat pilar utama. Yakni, Keselamatan (dengan protokol dan pelatihan yang ketat), Kualitas (menggunakan teknologi canggih, ramah lingkungan dan kontrol yang ketat), Layanan (termasuk pengiriman dan dukungan tepat waktu), dan Nilai Tambah bagi Pelanggan (manfaat lebih untuk pelanggan dari produk-produk inovatif Jayamix), memastikan standar tinggi dalam setiap aspek produksi dan distribusi beton.
Dalam acara peresmian di Bali, Tirayot juga mengumumkan bahwa SCG akan segera meresmikan fasilitas batching plant di Bandung pada tahun ini."Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk membangun Indonesia yang lebih kuat, kami akan membuka fasilitas batching plant di Bandung, guna memenuhi kebutuhan berbagai proyek konstruksi fasilitas publik di wilayah tersebut,” ungkapnya.
Komitmen SCG Menghadirkan Beton Siap Pakai di Bali
Bali merupakan wilayah dengan perkembangan infrastruktur yang pesat di Indonesia, didorong oleh berbagai proyek pembangunan yang diperkirakan akan segera dimulai. Sebagai pusat pariwisata nasional, investasi di sektor properti di Bali diprediksi terus meningkat. Dengan kehadiran batching plant terbaru ini, SCG berkomitmen untuk mendukung kebutuhan industri konstruksi di Bali melalui penyediaan produk bahan bangunan berkualitas tinggi, serta layanan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan wilayah tersebut. Menyadari pesatnya pembangunan di Bali, SCG menyediakan berbagai produk inovatif yang dirancang khusus untuk lingkungan pesisir. Kawasan ini memiliki tantangan unik, seperti paparan reaksi kimia dan fisik dari air laut serta kondisi pantai yang dapat mempengaruhi ketahanan konstruksi. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, SCG menghadirkan Jayamix Marine Concrete melalui fasilitas batching plant di Bali. Sebagai salah satu High-Value Added Product (HVA), beton ini diformulasikan untuk meningkatkan daya tahan bangunan di area pesisir, menjadikannya pilihan ideal untuk proyek rumah, dermaga, pelabuhan, gedung, serta infrastruktur lainnya yang berlokasi 3 km dari tepi pantai.
Cement Plant Director SCG Indonesia, Peramas Wajananawat, menjelaskan, Jayamix Marine Concrete telah memperoleh sertifikasi SCG Green Choice Label. Yaitu, sertifikasi internal perusahaan berskala global yang diberikan kepada produk yang memenuhi standar ISO 14021 dan terbukti ramah lingkungan."Ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk menghadirkan solusi infrastruktur yang kuat, berkualitas, dan ramah lingkungan," ungkapnya.
Selain itu, sambung Peramas, untuk mengatasi tantangan akses transportasi di beberapa area di Bali yang memiliki jalan sempit, SCG juga menghadirkan Jayamixni, truk mixer mini berkapasitas 3 m³ yang dapat beroperasi di jalan dengan lebar minimal 3 meter. Dengan kombinasi inovasi ini serta produk unggulan lainnya, SCG optimis dapat menghadirkan solusi konstruksi yang inovatif dan layanan yang memenuhi kebutuhan pembangunan di wilayah Bali.Dengan berbagai produk bangunan berkualitas tinggi, SCG telah menjadi mitra terpercaya dalam berbagai proyek pembangunan di Indonesia. Jayamix Marine Concrete telah digunakan dalam proyek pembangunan PLTU Kupang serta pengembangan kawasan industri di Cilegon, membuktikan ketahanannya terhadap lingkungan pesisir.
SCG juga melayani berbagai proyek. Jayamix Fast Setting Concrete telah menjadi solusi utama untuk perbaikan jalur TransJakarta sejak 2017, memastikan waktu pengerjaan yang lebih singkat tanpa mengorbankan kualitas. Adapun Jayamix Stamped Concrete dan Jayamix Porous Concrete telah mendukung pembangunan jalur pedestrian di hampir seluruh kota Jakarta sejak 2017 serta digunakan dalam proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Depok. "Kepercayaan yang terus diberikan terhadap produk-produk ini menjadi bukti komitmen SCG, dalam menghadirkan solusi inovatif bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ucapnya.
Distribution Director SCG Distribution & Retail Indonesia, Thichet Srisuriyon, menambahkan, pihaknya sangat bangga dapat menjadi mitra terpercaya dalam distribusi bahan konstruksi untuk berbagai proyek pembangunan di Indonesia. Dengan hadirnya SCG di Bali, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendorong pembangunan di wilayah ini. "Melalui High Value Added Product serta solusi inovatif berkualitas tinggi, kami siap mendukung pertumbuhan infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi setiap proyek konstruksi," akunya.
Sesuai dengan prinsip bisnis ESG 4 Plus, SCG telah menerapkan penggunaan material rendah karbon dalam produksi beton untuk disalurkan kepada pelanggan, serta memperkenalkan agregat daur ulang dalam tahap konstruksi di setiap batching plant Jayamix by SCG. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan meminimalkan limbah, dengan kapasitas pengolahan yang dapat meningkatkan volume dan kecepatan pencampuran beton di central mixer. Kedua implementasi ini, merupakan komitmen SCG dalam mengurangi limbah yang dihasilkan dari aktivitas pembangunan. Prinsip ESG 4 Plus memiliki empat nilai utama, yakni, Mencapai Nol Bersih Emisi per Tahun 2050 (Set Net Zero), Mewujudkan Industri Hijau (Go Green), Menekan Kesenjangan Sosial (Reduce Inequality), dan Merangkul Kolaborasi (Embrace Collaboration), dengan keadilan dan transparansi sebagai landasan di setiap operasinya.
"Pengadaan alat recycle aggregate mencerminkan nilai Go Green, mendukung industri infrastruktur yang lebih ramah lingkungan melalui optimalisasi material daur ulang dan pengurangan limbah konstruksi," pungkasnya. Arya
NERACA Jakarta – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (“Perseroan” atau “DSNG”) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun pada tahun…
NERACA Depok - Manfaatkan momentum melalui peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Pebruari 2025, wartawan dari berbagai mass media dan organisasi…
NERACA Jakarta - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar webinar bertajuk "Mengolah Limbah Jelantah Menjadi Produk Bernilai: Sabun Cuci sebagai…
NERACA Jakarta – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (“Perseroan” atau “DSNG”) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun pada tahun…
NERACA Sukabumi - Dalam upaya untuk memperluas jangkauan produk inovatif di Indonesia, SCG, melalui anak perusahaannya Jayamix by SCG, secara…
NERACA Depok - Manfaatkan momentum melalui peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Pebruari 2025, wartawan dari berbagai mass media dan organisasi…