SSMS Tambah Penggilingan 150 MT Perjam

NERACA

Jakarta –Kejar pertumbuhan penjualan, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) akan meningkatkan kapasitas penggilingan  CPO ( Crude Palm Oil) sebesar 150 metrik ton (MT) per jam. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, hal ini akan memberikan dukungan usaha bagi perseroan yang semakin kuat untuk menyokong pertumbuhan kinerja pada tahun 2020.

Direktur Utama SSMS, Vallautahan Subraminam mengatakan, pertumbuhan volume CPO  yang diproses memungkinkan perusahaan untuk mengambil keuntungan lebih besar dari harga yang lebih ketat dalam produk inti CPO perseroan pada tahun 2020.”Untuk meningkatkan mutu produksi CPO maupun produk turunannya bagi pasar ekspor, Perseroan secara kontinyu meningkatkan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) pada usaha hilir,” ujar dia.

Dia menambahkan,  sertifikasi ISPO pada SSMS telah mencapai 80% dari total perkebunan di tahun 2019. Dari segi produksi, produksi yang dihasilkan Perseroan termasuk the best country (produksi kelapa sawit dan CPO terbaik di sektor nasional) Kemudian dari aspek sustainability atau keberlanjutan.”SSMS mampu mempertahankan Sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), bahkan meraih Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Sertifikat ISO. Sertifikat ISO yang kami terima adalah ISO 9001:2015,”jelas Vallautan.

Untuk diketahui,  pada tahun 2019 perseroan mengalami penurunan angka penjualan menjadi Rp3,277,81 triliun dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp3,710,78 triliun. Penurunan tersebut dikarenakan nilai penjualan harga minyak sawit mentah (CPO) turun di awal 2019, walaupun di hari-hari terakhir tahun 2019 mengalami penguatan. Perseroan masih bisa membukukan laba usaha di 2019 meski mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018.

Pada tahun 2019, perusahaan menghasilkan total produksi TBS mencapai 1.521.602 metrik ton dengan yield sebesar 21,98 metrik ton per Ha. Jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan produksi tahun 2018 yang mencapai 1.616.441 ton dengan yield sebesar 24,4 metrik ton per Ha. Dengan adanya 2 tambahan pabrik baru pada akhir tahun 2019, SSMS memiliki kapasitas produksi 540/ton TBS per jam.

Tahun ini, perseroan telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 617 miliar untuk memuluskan rencana ekspansinya. Disebutkan, belanja modal yang telah dianggarkan untuk 2020 sumber dananya dari kas internal dan hasil penjualan. Rincian penggunaan belanja modal atau  capital expenditure  (capex) adalah untuk  planting  sebesar Rp 45 miliar, kemudian  non-planting  sebesar Rp 444 miliar.

Kemudian sisanya sekitar Rp 128 miliar akan digunakan Sawit Sumbermas untuk beberapa proyek berupa pengembangan dua pabrik yang sudah eksisting, pembangunan  jetty  dan pembangunan tiga unit biogas.

BERITA TERKAIT

Pendapatan Diperkirakan Turun 75% - Waskita Beton Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Lesunya sektor infrastruktur akibat pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap moloronya pengerjaan proyek yang telah ditargetkan. Selain itu,…

Sentimen Global Topang Penguatan IHSG

NERACA Jakarta –Mengakhiri perdagangan saham Senin (13/7) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring naiknya bursa…

Miliki Likuiditas Sehat - SMF Lunasi Obligasi dan Bunga Rp 539 Miliar

NERACA Jakarta – Jaga beban hutang, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF siap membayarkan pokok dan bunga obligasi yang…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Pendapatan Diperkirakan Turun 75% - Waskita Beton Menelan Pil Pahit Imbas Pandemi

NERACA Jakarta – Lesunya sektor infrastruktur akibat pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap moloronya pengerjaan proyek yang telah ditargetkan. Selain itu,…

Sentimen Global Topang Penguatan IHSG

NERACA Jakarta –Mengakhiri perdagangan saham Senin (13/7) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring naiknya bursa…

Miliki Likuiditas Sehat - SMF Lunasi Obligasi dan Bunga Rp 539 Miliar

NERACA Jakarta – Jaga beban hutang, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF siap membayarkan pokok dan bunga obligasi yang…