Ketua Umum DN-PIM - Indonesia yang Maju Ditandai Tidak Adanya Korupsi

Din Syamsuddin

Ketua Umum DN-PIM

Indonesia yang Maju Ditandai Tidak Adanya Korupsi

Jakarta - Indonesia yang maju ditandai oleh tidak adanya praktik korupsi dalam kehidupan berbangsa."Kita ingin melihat Indonesia maju dari sebuah aspek penting bahwa Indonesia maju itu harus ditandai oleh sepinya atau tiadanya korupsi dalam kehidupan kebangsaan, khususnya oleh penyelenggara negara," kata Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM) Profesor Din Syamsuddin dalam seminar sarasehan DN-PIM ke-16 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (7/2).

Menurut Din, selama praktik korupsi masih terjadi di berbagai lapisan sendi-sendi negara, Indonesia tidak akan pernah bisa disebut sebagai negara maju karena hal tersebut mencerminkan penyelenggara negara tidak bersungguh-sungguh dalam memberantas rasuah di Tanah Air.

"Kalau korupsi masih merajalela, baik terselubung maupun nyata, Indonesia maju bagaikan jauh panggang dari api. Jangan katakan Indonesia maju kalau korupsi masih merajalela," kata Din.

Kemudian Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu melanjutkan, "Kalau penyelenggara negara, khususnya pemangku amanat tidak bersungguh-sungguh memberantas korupsi, itu bertentangan secara diametral dengan Indonesia maju, maju dalam pikiran, perbuatan, dan juga hati."

Din lalu menyinggung tentang kasus korupsi yang terjadi akhir-akhir ini, di antaranya dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya dan PT ASABRI. Din menegaskan bahwa DN-PIM mendukung penuh pengungkapan kasus rasuah di dua perusahaan BUMN itu secara menyeluruh.

Apabila kasus tersebut tidak terbongkar secara terang benderang, menurut dia, Pemerintah, dalam hal ini aparat penegak hukum, akan berhadapan dengan rakyat.

"Karena korupsi itu kejahatan luar biasa terhadap rakyat, korupsi adalah kejahatan luar biasa terhadap negara, extraordinary crime against the state, extraordinary crime against the people," kata Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta itu. Ant

BERITA TERKAIT

Menko Polhukam - Politik Uang Masih Terjadi dalam Pilkada

Mahfud MD Menko Polhukam Politik Uang Masih Terjadi dalam Pilkada  Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko…

Ketua MPR RI - Utamakan Nilai Kegotongroyongan Hadapi COVID-19

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Utamakan Nilai Kegotongroyongan Hadapi COVID-19  Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta semua pihak…

Menteri Dalam Negeri - Hentikan Kerumunan Massa

Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri Hentikan Kerumunan Massa  Palembang - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau masyarakat untuk menghentikan kerumunan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

MPR Ingin Perkuat KPK Berdasarkan Azas dalam Pancasila

MPR Ingin Perkuat KPK Berdasarkan Azas dalam Pancasila   NERACA Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo atau akrab…

Mantan Komisioner KPK Saut Situmorang Gagas Rumah Bhinneka

Mantan Komisioner KPK Saut Situmorang Gagas Rumah Bhinneka   NERACA Jakarta - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2015-2019 Saut Situmorang menggagas…

BPK dan Pemerintah Bahas Dampak COVID-19

BPK dan Pemerintah Bahas Dampak COVID-19  NERACA Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK) bersama Pemerintah membahas dampak pandemik COVID-19…