Diskopdagrin Kota Sukabumi Akan Lakukan Sidak - Jelang Natal dan Tahun Baru

Diskopdagrin Kota Sukabumi Akan Lakukan Sidak

Jelang Natal dan Tahun Baru

NERACA

Sukabumi - Menjelang peringatan hari natal dan tahun baru, Dinas Koperasi, UMKM Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pasar dan supermarket yang terdapat di Kota Sukabumi, terkait ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dan barang strategis lainya.

"Insha allah rencananya tanggal 19 bulan ini kita akan terjun ke lapangan untuk mengecek keamanan barang-barang yang dijual baik yang ada di Pasar dan seluruh supermarket," ujar Kabid Perdagangan Heri Sihombing kepada Neraca, Kamis (5/12).

Rencana sidak tersebut, tentunya tidak akan dilakukan oleh tim Diskopdagrin Kota saja, melainkan akan melibatkan unsur dinas dan lembaga lainya, seperti Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Polres termasuk Bulog."Jadi nantinya sidak gabungan yang akan turun nanti," terang Heri.

Seperti tahun-tahun lalu, pihaknya akan memeriksa barang jenis makanan dari segi Kedaluwarsa atau expired, termasuk ketersediaan bapokting. Sebab, kalau untuk memeriksa jenis barang lainya itu membutuhkan tes kesehatan, dan itu ada dinas terkait yang membidanginya."Nanti tim gabungan ini tentunya akan dibagi-bagi tugasnya," tuturnya.

Sementara itu berkaitan dengan perkembangan bapokting, Heri mengungkapkan pekan ini Cabai rawit merah alami penaikan harga sekitar Rp7 ribu atau dari semula Rp35 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogramnya. Kemudian harga telur ayam negeri masih tinggi dikisaran Rp26 ribu dari harga normal sekitar Rp22 ribu per kilogramnya.

Begitu juga dengan bapokting lainya terpantau normal. Seperti beras ciherang Cianjur masih bertahan Rp11.500 per kilogram, begitu juga dengan beras Ciherang dari Sukabumi masih normal Rp9.400 per kilogramnya. Kemudian daging sapi Rp110 ribu per kilogram, daging ayam broiler Rp35 ribu per kilo.

Kemudian cabai keriting merah masih di kisaran Rp28 ribu per kilo, cabai keriting hijau Rp20 ribu per kilonya, cabai rawit hijau Rp24 ribu per kilonya. Begitu juga dengan bawang merah tetap Rp28 ribu per kilonya dan bawang putih juga masih diangka Rp26 ribu per kilonya."Minyak goreng (curah) masih bertahan di angka Rp10 ribu dan gula pasir tetap Rp11 ribu per kilogramnya," jelasnya.

Yang jelas lanjut Heri, selain semuanya tergolong masih stabil, semua kebutuhan pokok masih aman dan lancar. Namun pihaknya juga tidak bisa memastikan, apakah komoditas sayur-sayuran akan mengalami penaikan harga atau masih tetap. Mengingat cuaca di bulan ini musim hujan."Karena menurut sejumlah penyuplai barang ada beberapa komoditas jenis sayur-sayuran disaat musim hujan akan mengalami penaikan harga," ujarnya.

Sampai saat ini lanjut Heri, semua stok bapokting dan barang strategis lainya cukup tersedia, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga dengan penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar."Saat ini semua ketersediaan bapokting dan bahan strategis lainya sangat aman," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Menkop Yakin Brand Kopi Lokal Mampu Bersaing

Menkop Yakin Brand Kopi Lokal Mampu Bersaing NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meyakini saat ini, brand-brand…

Pemkab Lebak Ajak Nelayan Kembangkan Budi Daya Lobster

Pemkab Lebak Ajak Nelayan Kembangkan Budi Daya Lobster   NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten mengajak nelayan mengembangan budi…

Bea Cukai Palembang Gencarkan Sosialisasi Bea Masuk Kiriman 3 Dollar

Bea Cukai Palembang Gencarkan Sosialisasi Bea Masuk Kiriman 3 Dollar NERACA Palembang - Bea Cukai Palembang menggencarkan sosialisasi penyesuaian nilai…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” - Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan…

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM NERACA Jombang - Kementerian Koperasi dan UKM bakal terus mendorong upaya modernisasi…

Transformasi Ekonomi, Era Disruptif dan Ketahanan Nasional

Transformasi Ekonomi, Era Disruptif dan Ketahanan Nasional  NERACA Jakarta - Perekonomian Indonesia telah mengalami transformasi sesuai perkembangan zaman. Transformasi mencakup…