PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi Berikan Santunan Keluarga Korban - Insiden Bus Jamaah Haji

PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi Berikan Santunan Keluarga Korban

Insiden Bus Jamaah Haji

NERACA

Sukabumi - PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi memberikan santunan kepada korban insiden pemberangkatan calon jemaah haji kloter 37 Kota Sukabumi di Gedung Juang Kota Sukabumi. Selasa, (16/7) sore kemarin. Dimana dalam insiden tersebut salah satu Bus pembawa calon jemaah haji menabrak pagar, dimana pagar besi menarik mahkota pilar pagar tembok dan jatuh menimpa lima korban. Satu diantaranya meninggal dunia atas nama Hani Shafiy Tsaniya (12).

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi, Harry Herawan mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Rumah sakit, untuk menyampaikan surat jaminan, untuk korban yang mengalami luka-luka yang masih di rawat di RSUD Syamsudin mendapat santunan sesuai ketentuan yang berlaku sebesar maksimal Rp20 juta rupiah untuk biaya pengobatan selama perawatan di rumah sakit. Sedangkan untuk korban meninggal dunia pihak Jasa Raharja juga menyerahkan santunan kepada ahli waris korban.

"Santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta. Persyaratan administrasi sudah diperoleh dari pihak keluarga Korban meninggal dunia, proses penyerahan santunan, uang santunan tersebut akan langsung masuk melalui rekening ahli waris," ujarnya usai menyerahkan santunan kepada ahli waris di Jalan Safir IV Nomor 152 RT 002 RW 011 Perum Baros Kencana, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Rabu (17/7).

Santunan tersebut langsung diterima oleh Ayah kandung Hani sendiri selaku ahli waris, Hasan Lutfi, karyawan kantor pajak, yang akan menerima santunan melalui rekening miliknya dari Jasa Raharja. Harry berencana sore nanti akan datang kembali ke rumah duka, untuk memastikan santunan tersebut telah keterima. Harry juga langsung mendatangi para korban yang di rawat di Rumah sakit, diantara 4 orang yang dirawat, terdapat 1 orang sedang menjalankan operasi."Sesuai dengan ketentuan yang sudah kita laksanakan, Jasa Raharja sudah memberikan jaminan ke pihak rumah sakit sebesar maksimal biaya perawatan selama dirawat Rp20 juta, baik untuk jasa dokter, obat-obatan dan operasi," jelas Harry.

Tindakan Jasa Raharja berdasarkan informasi dan laporan kepolisian langsung menindaklanjutinya untuk pemberian jaminan di rumah sakit ataupun pemberian santunan ke ahli waris korban yang meninggal dunia."Kami juga menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Beragam Solusi Keuangan di GIIAS - Astra Berikan Nilai Tambah dari Sekedar Jual Mobil

Lesunya bisnis pasar otomotif dalam negeri tidak mengurangi minat masyarakat Indonesia untuk hadir di pameran tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto…

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masuk dalam nominasi pengelolaan Jaringan…

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol NERACA Sukabumi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menetapkan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan  NERACA Jakarta - Di usianya yang kini mencapai Satu Abad (1919 – 2019),…

BRG Libatkan Tokoh Agama Edukasi Petani Sumsel

BRG Libatkan Tokoh Agama Edukasi Petani Sumsel   NERACA Palembang - Badan Restorasi Gambut (BRG) melibatkan tokoh agama Islam untuk mengedukasi…

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT   NERACA Sukabumi - Bersama dengan tiga Dinas lainya, yakni Diskopdagrin, Dinas Kesehatan, dan Disnakertrans.…