PDAM Tangerang Kirim 25.000 Liter Air Bersih Tiap Hari - Saat Kemarau

PDAM Tangerang Kirim 25.000 Liter Air Bersih Tiap Hari

Saat Kemarau

NERACA

Tangerang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tangerang, Banten, mengirim sekitar 25.000 liter air bersih untuk mengatasi kebutuhan warga di kawasan pesisir saat musim kemarau.

Dirut PDAM Kabupaten Tangerang, Rusdy Machmud mengatakan ada beberapa kecamatan yang mengalami kekeringan seperti Kronjo, Gunung Kaler, Kresek, Pakuhaji, Mauk, Kosambi dan Teluknaga."Setiap hari armada truk ukuran 5.000 liter membawa air untuk memenuhi kebutuhan penduduk selama musim kering," kata dia di Tangerang, Kamis (11/7).

Dia mengatakan pengiriman lebih awal dilakukan kepada warga yang berdomisili di Kecamatan Gunung Kaler karena dianggap kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Menurut dia, saat ini pihaknya mengalami kendala keterbatasan armada untuk mengirim air bersih ke perkampungan penduduk di kawasan pantai utara. Hal tersebut karena armada yang tersedia hanya enam truk tangki dan dianggap tidak mencukupi kebutuhan air bersih penduduk.

Pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta meminta bantuan pinjaman truk tangki air. Padahal berdasarkan perkiraan BMKG bahwa musim kemarau akan berakhir hingga September 2019. Namun hingga saat ini belum ada jawaban dan berharap bantuan truk tangki itu secepatnya terealisir mengingat kebutuhan air bersih penduduk pesisir sangat mendesak.

Kebutuhan air bersih di pesisir mengalami kendala karena pasokan yang biasanya dari air sumur mengalami kekeringan sehingga penduduk harus membeli melalui pedagang secara pikulan. Bahkan warga pesisir melalui kepala desa dan camat setempat meminta kepada Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar untuk dapat menyediakan air bersih.

Rusdy menambahkan, selama ini sumber air baku dari PDAM setempat juga mengalami kendala bahwa mulai menyusut untuk itu pihaknya berupaya agar mencari sumber air lainnya. Sedangkan petugas mulai mengaktifkan kembali sumur yang ada pada instalasi karena selama ini dianggap kurang dimanfaatkan.

Pihaknya meminta kepada warga di kawasan pesisir untuk tidak perlu khawatir karena pasokan air lancar apalagi setelah adanya bantuan pinjaman truk tangki dari Kementerian PUPR. Ant

BERITA TERKAIT

Ketua Fraksi PDIP Ungkap Proyek Revitalisasi Monas Bermasalah

Ketua Fraksi PDIP Ungkap Proyek Revitalisasi Monas Bermasalah NERACA Jakarta - Proyek revitalisasi kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, banyak menuai…

Rakernas HIMKI 2020, Kuatkan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional

Rakernas HIMKI 2020, Kuatkan Industri Mebel dan Kerajinan Nasional NERACA Jakarta – Gathering Masyarakat Industri Mebel dan Kerajinan Nasional yang…

Fundamental Kuat, LPKR Layak Masuk Jajaran Saham LQ45

Fundamental Kuat, LPKR Layak Masuk Jajaran Saham LQ45 NERACA Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara rutin akan meninjau beberapa…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pedagang Kopi Asal Jakarta Diduga Dikriminalisasi

Pedagang Kopi Asal Jakarta Diduga Dikriminalisasi  NERACA Jakarta - Direktur PT Sari Opal Nutriton, Benny Hermanto diduga menjadi korban kriminalisasi…

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” - Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra

Film Dokumenter Lingkungan “Semesta” Kolaborasi Strategis Menteri Siti Nurbaya – Nicholas Saputra NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan…

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM

Kemenkop Terus Dorong Modernisasi Koperasi dan Digitalisasi UMKM NERACA Jombang - Kementerian Koperasi dan UKM bakal terus mendorong upaya modernisasi…