IPTV Siapkan Dana Rp 253,58 Miliar - Kembangkan Konten Orisinil

NERACA

Jakarta – Mengantungi dana segar hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) mengalokasikan 30% dari hasil IPO sebesar Rp845,28 miliar atau sekira Rp253,58 miliar untuk mengembangkan konten orisinal guna mendorong jumlah pengguna saluran tv berlangganan dan aplikasi streaming. "Ke depan, fokus kami akan memproduksi sendiri web series, talent service yang masuk di across platform," kata Direktur Utama MNC Vision, Ade Tjendra di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, konten orisinal tersebut nantinya bisa berupa serial berdurasi pendek hingga panjang yang bisa diakses melalui platform MNC Now juga saluran televisi berbayar MNC Vision. Perseroan menjelaskan, pengembangan konten akan menjadi arah bisnis yang nantinya platform MNC Now juga bisa digunakan sebagai saluran periklanan. Pasalnya, perseroan kini memiliki 2 juta pelanggan terdaftar dan 2,4 juta pelanggan saluran televisi berbayar. Dia menyebut nantinya untuk pembangunan fiber optik, pihaknya menginginkan agar bisa melakukan sinergi dengan penyedia jasa lainnya.

Dengan demikian, penetrasi jaringan serat optik di wilayah tertentu bisa dilakukan lebih cepat. Adapun, saat ini penyediaan jaringan serta optik digarap oleh unit usaha MNC Play dengan 1,5 juta sambungan rumah dan 262.000 pelanggan. Pihaknya pun berencana menggunakan 70% modal untuk membangun jaringan."Ke depan, MNC Play ini tidak lagi hanya mengandalkan bisnis dari jaringan. MNC Play akan mengakses jaringan fiber optik lain sehingga fokus service provider bukan pembangun jaringan," katanya.

Berdasarkan prospektus perusahaan, per 31 Desember 2018, perseroan memiliki total aset Rp9,13 triliun; liabilitas sebesar Rp6,11 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,02 triliun. Perseroan pun meraup pendapatan bersih sebesar Rp3,22 triliun dan rugi tahun berjalan sebesar Rp69,13 miliar pada 2018.

Sementara laba usaha perusahaan untuk tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar Rp4.662 juta atau sebesar 1,43% menjadi Rp331.319 juta pada tahun 2018 dibandingkan dengan Rp326.657 juta pada tahun 2017. Kenaikan tersebut disebabkan oleh kenaikan pendapatan neto perseroan dari pendapatan atas jasa broadband oleh anak usaha Perseroan yaitu MNC Play.

Pada pembukaan perdagangan saham perdana, saham IPTV dibuka turun pada angka Rp236 per saham. Saham IPTV menjadi salah satu saham teraktif dengan frekuensi perdagangan 2.709 kali, volume 99.400 dengan nilai Rp2,36 miliar.

BERITA TERKAIT

Solusi Perencanaan Hari Tua - WanaArtha Life Hadirkan WanaArtha DPLK

NERACA Jakarta - PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life meluncurkan WanaArtha DPLK sebagai solusi…

Pembekuan Produk Reksadana - Investor Diminta Waspadai Imbal Hasil Besar

NERACA Jakarta – Kasus ditutupnya produk reksadana milik PT Narada Aset Manajemen dan PT Minna Padi Aset Manajemen memberikan dampak…

Genjot Pertumbuhan Penjualan - Campina Ice Cream Investasi Mesin Baru

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan di tahun depan, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) bakal meningkatkan penjualan dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jakarta Garden City Raih Golden Property Awards 2019

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT…

Waspadai Dampak Sistemik - BEI Terus Pantau Reksadana Gagal Bayar

NERACA Jakarta –Guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan investor terhadap produk investasi reksadana yang gagal bayar, PT Bursa Efek Indonesia…

Saham Perdana IFSH Dibuka Melesat 47,73%

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada Kamis (5/12) dibuka menguat tajam…