Pemkab Lebak Komitmen Menjadikan Kota Layak Anak

Pemkab Lebak Komitmen Menjadikan Kota Layak Anak

NERACA

Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, berkomitmen menjadikan kota layak anak (KLA) yang ramah lingkungan agar anak-anak tumbuh dengan baik untuk melahirkan generasi berkualitas.

"Kita bekerja keras untuk mendukung Lebak menjadikan kota layak anak (KLA) itu," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak, Tajudin Yamin saat penilaian evaluasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Lebak, Selasa (25/6).

Pemerintah daerah sangat serius agar Lebak ke depan menjadi KLA dengan mengutamakan perlindungan anak-anak. Mereka anak-anak membutuhkan perlindungan agar tumbuh dan berkembang, sehingga menjadikan generasi penerus yang berkualitas.

Pemerintah daerah juga dalam merealisasikan pembangunan bersinergikan dengan lingkungan ramah layak anak. Selain itu juga tempat-tempat pelayanan publik diwajibkan mendirikan lokasi permainan anak.

Komitmen perlindungan anak itu merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak."Kami terus membenahi sarana dan prasarana untuk perlindungan anak agar Lebak menjadikan KLA itu," kata dia.

Tim Verifiaksi Lapangan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ahmad Marjuki mengatakan pihaknya optimistis ke depan Kabupaten Lebak menjadikan KLA karena perlindungan anak-anak berjalan baik.

Berdasarkan hasil evaluasi bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak dinilai berhasil untuk mewujudkan KLA. Sebab, perlindungan terhadap anak berjalan baik dengan mewujudkan sekolah ramah anak, lingkungan permukiman ramah anak hingga perkantoran ramah layak anak.

“Perlindungan anak itu untuk mempercepat terpenuhinya hak anak, sehingga akan tercipta anak-anak generasi penerus yang handal dan berkualitas," kata dia.

Untuk mewujudkan KLA itu, di antaranya Kabupaten Lebak mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Disamping itu juga terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

"Kami mengapresiasi kinerja Pemkab Lebak untuk menjadikan KLA, namun tetap perlu dilakukan penambahan sarana untuk perlindungan anak yang masih kekurangan," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masuk dalam nominasi pengelolaan Jaringan…

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol NERACA Sukabumi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menetapkan…

Jumlah Kemiskinan di Pedalaman Lebak Menurun

Jumlah Kemiskinan di Pedalaman Lebak Menurun   NERACA Lebak - Angka kemiskinan di Kabupaten Lebak, Banten tahun 2019 dipastikan menurun sebagai…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan  NERACA Jakarta - Di usianya yang kini mencapai Satu Abad (1919 – 2019),…

BRG Libatkan Tokoh Agama Edukasi Petani Sumsel

BRG Libatkan Tokoh Agama Edukasi Petani Sumsel   NERACA Palembang - Badan Restorasi Gambut (BRG) melibatkan tokoh agama Islam untuk mengedukasi…

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT   NERACA Sukabumi - Bersama dengan tiga Dinas lainya, yakni Diskopdagrin, Dinas Kesehatan, dan Disnakertrans.…