Pemkab Tangerang Fokus Perbaikan 12 Jembatan Rusak

Pemkab Tangerang Fokus Perbaikan 12 Jembatan Rusak

NERACA

Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, saat ini fokus untuk perbaikan 12 jembatan yang mengalami kerusakan ringan dan sedang, untuk segera rampung hingga Desember 2019.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kabupaten Tangerang, Slamet Budi Mulyanto mengatakan jembatan tersebut tersebar pada sembilan kecamatan."Ini sudah diajukan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sejak tahun 2017, maka tahun ini perlu direalisasikan," kata dia di Tangerang, dikutip dari Antara, kemarin.

Slamet mengatakan pihaknya tidak saja dalam perbaikan jembatan tapi juga pelebaran hingga dapat dilalui warga.

Menyangkut perbaikan tersebut merupakan permintaan dari warga setempat yang disampaikan melalui aparat desa dan diteruskan petugas kecamatan. Sedangkan jembatan yang diperbaiki diantaranya di Kampung Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, di Pangundukan, Kecamatan Pasar Kemis, di Kampung Waru dan Pabuaran, Kecamatan Jayanti. Bahkan jembatan yang dilebarkan seperti di Jantungan, Kutruk, Tapos, Kecamatan Jambe, di Kampung Soge, Kecamatan Kresek dan di Kampung Namprak dan Kalijodo, Kecamatan Kronjo.

Namun saat ini mengalami kendala pengajuan perbaikan jembatan Lontar agar arus transportasi darat dari dan ke Kecamatan Mauk dapat lancar terutama truk membawa sembako dan hasil panen warga. Kendala yang dihadapi saat ini adalah, perbaikan jembatan Lontar merupakan kewenangan dari Pemprov Banten maka Pemkab Tangerang hanya sekedar mengusulkan.

Pihaknya telah memperkirakan alokasi dana untuk perbaikan jembatan Lontar sebesar Rp5 milyar karena kondisinya saat ini sudah lapuk. Sebagai antisipasi supaya jembatan tidak rubuh, maka petugas melarang truk untuk melintas karena kondisi saat ini sangat mengkhawtirkan.

Padahal sebelumnya, jembatan Lontar berada di jalan Raya Mauk-Kronjo dengan panjang 50 meter dan lebar 6,1 meter menghubungkan Kecamatan Mauk dengan Kemiri dan Kecamatan Kronjo.

Petugas telah mengirimkan surat kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim menyangkut perbaikan jembatan tersebut tapi hingga kini belum juga ada realisasinya. Kondisi jembatan itu saat ini terlihat pada pondasi jembatan sudah mulai retak dan beton lantai sudah mulai mengelupas. Ant

BERITA TERKAIT

Harus Lebih Fokus Membangun Koperasi

Harus Lebih Fokus Membangun Koperasi NERACA Jakarta – Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Teguh Boediyana mengungkapkan, secara nyata…

Kades di Tangerang Diduga Kuat Selewengkan Dana Desa

Kades di Tangerang Diduga Kuat Selewengkan Dana Desa NERACA Tangerang - Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan,…

Pemerintah Fokus Vokasi Industri Berbasis Kompetensi

NERACA Jakarta – Era industri 4.0 merupakan momentum untuk melakukan transformasi digital yang akan dapat menciptakan nilai tambah baru dalam…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Triawan Munaf: Kami Sedang Menyusun Masterplan Bekraf Creative District (BCD)

Triawan Munaf: Kami Sedang Menyusun Masterplan Bekraf Creative District (BCD) NERACA Jakarta - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf,…

Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan - Bincang Lingkungan di PLK 2019

Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan Bincang Lingkungan di PLK 2019 NERACA Jakarta - Kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok…

Sony Subrata: Pidato Berapi-api Jokowi Jadi Trending Topic Indonesia Nomor Satu

Sony Subrata: Pidato Berapi-api Jokowi Jadi Trending Topic Indonesia Nomor Satu NERACA Jakarta - Presiden Indonesia terpilih Joko Widodo (Jokowi),…