PNM Gelar Mudik Bareng BUMN 2019

PNM Gelar Mudik Bareng BUMN 2019

NERACA

Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyelenggarakan program Mudik Bareng BUMN 1440 H Tahun 2019 dengan memberangkatkan 200 peserta yang merupakan masyarakat umum dan nasabah PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) ke dua kota, yaitu Solo dan Surabaya menggunakan transportasi bus.

Secara resmi peserta mudik dilepas oleh Dewan Direksi PNM yaitu Arief Mulyadi selaku Direktur Utama PNM, Tjahtur H. Priyobo selaku Direktur Keuangan PNM, Abianti Riana selaku Direktur Bisnis I PNM dan M. Q. Gunadi selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM di Kantor Pusat PNM, Menara Taspen, Jakarta, Rabu (29/5).

“Tahun ini adalah kali pertama PNM menggelar kegiatan mudik gratis untuk masyarakat. Kami sangat senang dapat mengambil peran dengan mengantarkan masyarakat untuk berkumpul bersama kelurga di kampung halaman untuk merayakan hari raya Idul Fitri,” kata Arief Mulyadi.

“Hampir 50 persen nasabah PNM Mekaar dari 200 peserta yang mengikuti program Mudik Bareng BUMN 1440 H Tahun 2019 dan diharapkan kedepannya bisa memberikan fasilitas mudik gratis bagi para nasabah PNM Mekaar,” lanjut Kang ARM, sapaan akrabnya.

Penyelenggaraan program Mudik Bareng BUMN pada 2019 ditargetkan dapat memberangkatkan sekitar 250 ribu pemudik dengan beragam moda angkutan. Penyelenggaraan program Mudik Bareng BUMN 2019 diikuti oleh 104 badan usaha milik negara (BUMN).”Target pemudik yang akan diberangkatkan dalam program Mudik Bareng BUMN tahun ini sejumlah 250.338 pemudik,” kata Arief Mulyadi.

Program Mudik Bareng BUMN bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dengan mengalihkan pemudik bersepeda motor menjadi pengguna transportasi masal.“Pada 1 Juni nanti PNM akan merayakan ulang tahun ke 20, doakan agar PNM dapat terus berkembang sehingga tahun depan dapat memberangkatkan lebih banyak masyarakat untuk mudik gratis,” tambah Arief Mulyadi.

Para peserta Mudik Bareng BUMN mendapatkan pelayanan yang terbaik, dengan menggunakan transportasi bus nyaman, mendapatkan perlengkapan perjalanan seperti kaos, makanan berbuka puasa dan obat-obatan.

“Tahun depan diharapkan semakin banyak pemudik yang bisa kami biayai. Sekali lagi, selamat jalan bagi pemudik dan semoga perjalanan aman, nyaman dan kembali dengan sehat ke Jakarta untuk beraktivitas kembali,” tambah Arief Mulyadi.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM, serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.

Dalam merealisasikan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

Dalam menentukan bentuk kegiatan PKU, PNM melakukan pendalaman terhadap kendala dan peluang usaha para nasabah, sehingga program PKU kami dapat tepat sasaran dan berdampak. Pendampingan dan pembinaan pun diberikan secara berkala dan berkelanjutan.

Saat ini PNM memiliki 2.438 kantor layanan, yang terdiri dari 62 kantor cabang PNM, 627 kantor layanan ULaMM dan 1.749 kantor cabang Mekaar. Mohar

BERITA TERKAIT

Bincang Lingkungan di PLK 2019 - Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan

Bincang Lingkungan di PLK 2019 Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan NERACA Jakarta - Kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok…

Alfamart Gelar Pelatihan Bisnis Masyarakat di Museum Geopark

Alfamart Gelar Pelatihan Bisnis Masyarakat di Museum Geopark   NERACA Sukabumi - PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) menggelar pelatihan dan pendampingan…

KY Putuskan 58 Hakim Dijatuhi Sanksi Selama 2019

KY Putuskan 58 Hakim Dijatuhi Sanksi Selama 2019 NERACA Jakarta - Komisi Yudisial (KY) memutuskan 58 hakim dijatuhi sanksi karena…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Triawan Munaf: Kami Sedang Menyusun Masterplan Bekraf Creative District (BCD)

Triawan Munaf: Kami Sedang Menyusun Masterplan Bekraf Creative District (BCD) NERACA Jakarta - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf,…

Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan - Bincang Lingkungan di PLK 2019

Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan Bincang Lingkungan di PLK 2019 NERACA Jakarta - Kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok…

Sony Subrata: Pidato Berapi-api Jokowi Jadi Trending Topic Indonesia Nomor Satu

Sony Subrata: Pidato Berapi-api Jokowi Jadi Trending Topic Indonesia Nomor Satu NERACA Jakarta - Presiden Indonesia terpilih Joko Widodo (Jokowi),…