BNI Syariah Ajak Masyarakat Ramah Pada Lingkungan - Meraih Ramadhan Berkualitas

Memaknai bulan Ramadhan tidak hanya sekedar ibadah puasa semata, tetapi banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan sebagai ibadah, seperti merubah pola gaya hidup yang efisien, sehat dan ramah lingkungan. Hal inilah yang coba dikampanyekan BNI Syariah untuk mengajak para nasabahnya dan khususnya di lingkungan BNI Syariah untuk memulai kegiatan yang positif melalui prilaku ramah lingkungan melalui tema Greeen Ramadhan agar meraih Ramadhan berkualitas.

Kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, sebagai institusi perbankan syariah yang berlandaskan maqoshid syariah, yakni menjaga agama (hifdz diin), menjaga jiwa (hifdz nafs), menjaga akal (hifdz aql), menjaga keturunan (hifdz nasb), dan menjaga harta (hifdz maal), BNI Syariahberupaya untuk menerapkan ekosistem perbankan yang ramah lingkungan dan ramah bagi iklim.”Melalui Green Ramadhan, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kualitas ibadahnya dengan semakin aware terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Hal ini sesuai dengan ayat suci Al-Qur’an QS. Al-Araf:7, dimana kita dilarang untuk berbuat kerusakan di muka bumi,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, berbagai kegiatan pun digelar untuk menyambut bulan Ramadhan, diantaranya kegiatan sosial Kisah Cinta Hasanah yaitu kunjungan ke beberapa tempat untuk berbagi kebahagiaan bersama orang-orang yang membutuhkan, berbagi takjil kepada segenap masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, serta mudik hasanah bersama kaum dhuafa maupun hafidz Qur’an. Selain itu, BNI Syariah juga mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan segenap pegawai melalui iktikaf hasanah. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh cabang di Indonesia.

Sejalan dengan kegiatan sosialnya, bisnis perseroan juga menawarkan berbagai promo menarik diantaranya potongan harga, pemberian hadiah ketika melakukan transaksi dengan menggunakan kartu debit dan BNI iB Hasanah Card, tarif khusus pembiayaan paket umroh special Ramadhan, serta tarif khusus untuk produk pembiayaan konsumer BNI Syariah. Sebelumnya, BNI Syariah juga memberikan apresiasi dan dukungan bisnis bagi pelaku usaha yang melakukan bisnis ramah lingkungan.

Langkah ini merupakan bagian dukungan perseroan terhadap program pemerintah yaitu SDG’s (Sustainable Development Goals) dan Green Banking. Dimana perseroan akan terus mendorong pengusaha UMKM dalam menerapkan green activity.

Apresiasi Tokoh Lingkungan

Salah satu bentuk dukungan terkini adalah pendampingan dan pemberian modal usaha kepada tokoh lingkungan yang telah mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah tahun 2017 yaitu Karsin. Tokoh lingkungan asal Purbalingga ini mengolah sampah limbah plastik menjadi paving block dengan memberdayakan masyarakat di daerahnya. Melalui pendampingan usaha, BNI Syariah mendorong usaha Karsin untuk berkembang sampai ‘bankable’, sehingga dapat memperoleh fasilitas pembiayaan dari bank. “Dukungan yang diberikan Karsin sejalan dengan misi BNI Syariah berupaya untuk menerapkan ekosistem perbankan yang ramah lingkungan dan ramah bagi iklim. Hal ini sesuai dengan ayat suci Al-Qur’an QS. Al-Araf:7, dimana kita dilarang untuk berbuat kerusakan di muka bumi,”kata Corporate Secretary BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari.

Kemudian sebagai komitmen pada green banking, perseroan juga terus mendorong penyaluran pembiayaan berbasis lingkungan. Bila tahun lalu BNI Syariah berhasil menyalurkan green financing sebesar 20% dari total pembiayaannya. Maka di tahun ini target green financing tahun ini sama di kisaran 20% dari total pembiayaan. Alasanya, perseroan masih baru di program tersebut. Disampaikannya pula, green financing BNI Syariah juga mayoritas disalurkan kepada sektor UMKM, khususnya di bidang kuliner.

Selain melalui pembiayaan, BNI Syariah juga turut mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penyaluran zakat. Tahun lalu dari zakat senilai Rp 13,37 miliar yang disalurkan BNI Syariah, sebesar Rp 2,2 miliar disalurkan ke kegiatan sosial dan lingkungan. Dana tersebut merupakan bagian dari alokasi penyaluran dana BNI Syariah ke beberapa sektor. Secara total, pada tahun lalu penyaluran zakat BNI Syariah tahun 2018 di sektor pendidikan, kemanusiaan, ekonomi dan dakwah sebesar Rp 13.37 Miliar.

Masih dalam rangka kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan pada lingkungan, lanjut Rima, perseroan selalu aktif mengkampanyekan isu lingkungan. Bila tahun lalu, melakukan penanaman kembali penghijauan di bumi dan tahun ini lewat Hasanah Earth Day 2019 mengangkat tema soal sampah plastik. Hal ini juga dalam rangka memperingati hari Bumi dengan mengambil isu penggunaan plastik yang bisa berakibat pada kelangsungan ekosistem makhluk hidup baik manusia, hewan dan tumbuhan. Kandungan pada plastik yang sulit dihancurkan akan mengendap dalam tanah dan merusak ekosistem.

BERITA TERKAIT

Libur Lebaran, Transaksi Elektronik Mandiri Syariah Tumbuh

    NERACA   Jakarta - Selama libur lebaran Mei 2019, transaksi kanal elektronik (electronic channel) PT Bank Syariah Mandiri…

Indonesia Angkat Langkah Sistematis Sektor Lingkungan Hidup dan Energi - Menteri LHK

Indonesia Angkat Langkah Sistematis Sektor Lingkungan Hidup dan Energi Menteri LHK NERACA Karuizawa, Jepang - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,…

Menteri LHK: Indonesia Belanda Mantapkan Kerja Sama Lingkungan Hidup

Menteri LHK: Indonesia Belanda Mantapkan Kerja Sama Lingkungan Hidup NERACA Karuizawa, Jepang - Pemantapan kerja sama bidang lingkungan hidup dilakukan…

BERITA LAINNYA DI CSR

SHARP Bersedekah Berbagi Kebahagiaan dan Ilmu

Selalu hadir berbagi di tengah masyarakat adalah komitmen yang dilakukan PT Sharp Electronics Indonesia. Kali ini perseroan melalui kegiatan tanggung…

Donasikan Kursi Roda dan Bantuan Modal - K3S Denpasar Tingkatkan Kemandiran Disabilitas

Dalam rangka memberdayakan masyarakat disabilitas untuk mandiri, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Bali menyerahkan bantuan kesehatan seperti kursi…

Peduli Korban Banjir di Sultra - Kementerian Pertanian Salurkan Bantuan Rp 15 Miliar

Musibah banjir yang terjadi di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi derita bagi bangsa Indonesia, maka berangkat dari upaya meringankan beban…