Hary Tanoesoedibjo: Pemilu Telah Usai Saatnya Bersatu Bangun Indonesia Maju & Sejahtera

JAKARTA, Kompetisi di pesta demokrasi 5 tahunan telah usai. Pemenang di Pilpres telah diumumkan KPU, yaitu pasangan Joko Widodo dan KH Maruf Amin. Kini, saatnya masyarakat kembali bersatu bersama membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo seusai melakukan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa,(21/5/2019).

"Saya mengucapkan selamat kepada beliau secara resmi telah diputuskan, beliau memperoleh suara terbanyak dengan perbedaan yang sangat besar," kata Hary.

Dia mengatakan seluruh pihak harus bisa melihat secara totalitas demi kepentingan NKRI. "Bersaing baik, tetapi masa bersaing sudah lewat sekarang sudah definitif. Kita punya pemimpin baru, jadi kita harus bersatu lagi. Ini kepentingan kita bersama, kalau Indonesia berantakan yang rugi juga kita, rakyat kita," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, semua pihak harus kembali bersatu padu, masa lalu sudah lewat, kompetisi sudah selesai. "Kita harus memandang ke depan, bagaimana membangun Indonesia yang betul-betul maju dan sejahtera untuk kepentingan masyarakat," tuturnya.

Pria yang telah mengajar di lebih dari 200 perguruan tinggi tersebut mengatakan pengumuman KPU telah memberikan sinyal positif bagi pelaku ekonomi. Karena sudah definitif, tinggal menunggu bila ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) hingga penetapan nanti. "Namun, kalau menurut saya perbedaan yang sangat besar ya sulit untuk dianulir kalau bedanya sedikit ya itu mungkin. Kita realistis saja itu yang saya lihat dari kacamata dunia usaha, saya lihat sudah selesai," katanya.

Partai Perindo sendiri selama Pilpres terus aktif mengkampanyekan Jokowi-Maruf Amin baik melalui caleg-caleg, struktur partai dari pusat hingga ke ranting-ranting, sampai desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. "Caleg kita itu kalau kampanye harus juga mengkampanyekan beliau. Jadi, bukan mereka mengkampanyekan mereka diri sendiri, tapi juga mengkampanyekan 01, itu kewajiban, karena kita namanya sudah bertandem," lanjut Hary.

Ke depan, Partai Perindo akan menjadi mitra pemerintah baik di pusat hingga daerah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menuntaskan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional di 34 provinsi dan PPLN Pemilu 2019. Hasilnya, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin menang atas penantangnya paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasangan Jokowi-Maruf meraih kemenangan di 21 provinsi, sedangkan Prabowo-Sandi unggul di 13 provinsi. Jokowi-Maruf meraih 85.607.362 suara atau 55,50% dari total suara sah nasional, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi mendapat 68.650.239 suara atau 44,50 % dari total suara sah nasional. Selisih kedua pasangan tersebut mencapai 16.957.123 suara.(*)

BERITA TERKAIT

KERJASMA BNI - VAMOS INDONESIA

Menteri BUMN RI Rini M Soemarno (tengah), Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kedua kanan) dan Founder Yayasan Vamos Indonesia Fanny…

Payoneer Dukung UMKM di Indonesia dan Dunia

Hadirnya financial technology (fintech) memberikan banyak peluang bagi bisnis untuk berkembang secara global karena adanya kemudahan, seperti transaksi lintas negara…

Energy Watch: Saatnya Dorong Peningkatan Pelayanan PLN

    NERACA   Jakarta - Upaya PLN untuk mengaktifkan kembali aliran listrik setelah 6 jam padam dipandang Direktur Eksekutif…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

LAUNCHING FILM ANAK GARUDA

kiri ke kanan. Manager Marketing PT Dua Kelinci Djoni Murwanto bersama Aktor dan Produser Film Anak Garuda Verdi Solaiman, Director…

BNI MENJADI PARTNER KEMENSETNEG

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (tengah) bersama Sekretaris Menteri Sekretariat Negara Setya Utama (kanan) dan Senior Vice President Hubungan…

KERJASAMA

CEO Bank Muamalat Achmad K. Permana (kanan) bersama Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat Purnomo B. Soetadi, dan Head of Public…