Gapura Prima Bagikan Dividen Rp4,2 Miliar

NERACA

Jakarta - Emiten properti, PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) sepakat untuk membagi dividen sebesar Rp1 per lembar saham. Sehingga total dividen yang dibagikan sebesar Rp4,2 miliar atau 11,32% dari laba bersih tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp37,2 miliar. Keputusan pembagian dividen tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

Direktur Utama GPRA, Arvin F Iskandar mengatakan, sesuai dengan keputusan RUPST kali ini, total nilai dividen tahun buku 2018 yang dibagikan kepada para pemegang saham sebesar Rp4,2 miliar dan sisa laba bersih akan dicatatkan sebagai laba ditahan.”Laba ditahan tentunya untuk pengembangan perseroan tahun ini,” kata Arvin di Jakarta, Senin (13/5).

Disampaikannya, laba ditahan itu selanjutnya akan menambah kas internal dan akan digunakan untuk belanja modal tahun ini sebesar Rp235 miliar hingga Rp258 miliar. Dimana sumber dana 60% dari kas internal dan 40% berasal dari pinjaman perbankan. Sementara itu, lanjut dia, penggunakan belanja modal tersebut akan digunakan untuk pengembangan proyek perumahan di Pakuan Bogor dan penyelesaian proyek pengembangan apartemen di kawasan Puri, Jakarta Barat.”Saat ini, sudah 30% dari total belanja modal yang telah di realisasikan,” kata dia.

Kata Arvin, perseroan juga menggelar RUPSLB yang memtuskan untuk menerbitkan MTN senilai Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Surat Utang jangka pendek itu diharapkan diterbitkan pada kuartal III 2019.“Rencanannya, dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk mengakuisisi perusahaan terafilliasi yang tengah menngembangkan dua perumahan tapak dan satu high rise,” papar dia.

Tahun ini, perseroan membidik marketing sales sebesar Rp 600 miliar. Salah satu upaya untuk mencapai itu adalah perusahan tengah menambah satu proyek baru dan menggarap empat proyek existing, seperti Bukit Cimanggu City, Metro Cilegon, Bellevue Place dan Bhuvana, serta villa. Dengan berbagai proyek yang dikerjakan, perseroan optimis dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan di tahun ini.

Menurut Arvin, tahun ini perusahaan memproyeksikan net profit bisa tumbuh 10% dibandingkan dengan tahun lalu. Kemudian untuk memenuhi target penjualan sebesar Rp 600 miliar, lanjutnya,GPRA akan terus berupaya dengan kerja sama baik dengan perbankan maupun dengan agen properti.

BERITA TERKAIT

Bagikan Dividen Rp 298,4 Miliar - Saratoga Berharap Bisnis Pulih Pasca Pilpres

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menetapkan dividen senilai…

SMGR Bagikan Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Semen Indonesi (Persero) Tbk (SMGR) memutuskan untuk membagikan dividen…

Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,22 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,22 triliun atau Rp26 per saham untuk tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…