Kiat Berpuasa bagi Ibu Hamil

Meski tak diwajibkan, beberapa ibu hamil tetap ingin menjalankan ibadah puasa. Padahal, asupan makanan penting untuk pertumbuhan janin. Asupan makanan sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan organ-organ penting bayi. Makan secara teratur dapat memenuhi kebutuhan ibu dan janin. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ibu hamil tetap ingin berpuasa. Kiat-kiat tersebut perlu dilakukan agar ibu hamil terhindar dari ancaman gangguan kesehatan, baik bagi ibu maupun janin dikutip dari CNN Indonesia.com.

1. Usia kehamilan cukup

Ahli gizi, dr Juwalita Surapsari, mengatakan bahwa ibu hamil boleh berpuasa asalkan usia kehamilan telah memasuki trimester dua dan tiga. Sementara itu, pada trimester satu, ibu hamil wajib berkonsultasi pada pihak medis jika tetap ingin berpuasa. "Pada periode ini, nutrisi wajib terpenuhi. Puasa boleh selama enggak ada keluhan dan dokter bilang oke," kata Lita. Sebuah penelitian pada 2014 menyebutkan, ibu hamil yang berpuasa saat usia kehamilan memasuki trimester pertama melahirkan bayi dengan berat badan lebih rendah 272 gram daripada mereka yang tidak berpuasa.

2. Konsultasi dengan dokter kandungan

Selain usia kandungan, dokter akan melihat status gizi ibu hamil. Sebut saja indeks massa tubuh yang menjadi cermin status gizi. "Mengapa status gizi harus baik? Saat berpuasa, yang terpakai itu cadangan energi. Status gizi baik artinya cadangan energinya cukup," kata Lita. Selain itu, dokter akan memastikan tidak ada penyakit lain yang menyertai seperti diabetes dan hipertensi.

3. Waspada tanda bahaya

Selama berpuasa, ibu hamil musti peka akan tanda atau sinyal bahaya yang diberikan tubuh. Sinyal ini sebaiknya ditindaklanjuti dengan membatalkan puasa kemudian berkonsultasi dengan dokter. Tanda-tanda ini seperti berat badan tidak naik sesuai periode kehamilan, haus berlebihan, dan muncul tanda dehidrasi seperti jarang buang air kecil atau urine berwarna gelap. Kemudian muncul juga tanda lain seperti sakit kepala, demam, mual dan muntah, gerak janin berkurang, serta nyeri perut seperti kontraksi.

4. Asupan cairan ditambah

Kebutuhan cairan ibu hamil lebih banyak daripada mereka yang tidak hamil. Lita berkata, ibu hamil memerlukan tambahan asupan cairan sebanyak 300 mililiter per hari. Asupan cairan ini bisa ditambah melalui konsumsi susu.

5. Punya perencanaan makan

Seorang ibu hamil perlu memiliki perencanaan makanan agar tak kekurangan asupan kalori meski berpuasa. Kekurangan kalori bisa berakibat pada gangguan pertumbuhan janin. Lita memberikan contoh skema asupan makan selama berpuasa buat ibu hamil. Saat sahur, konsumsi segelas susu. Lakukan aktivitas makan sahur berdekatan dengan waktu imsak dengan asupan komplit seperti karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Saat berbuka, konsumsi 2-3 butir kurma atau bubur kacang hijau. Makan malam tetap dengan porsi lengkap. Jelang tidur, kacang edamame bisa dijadikan camilan ringan atau roti dengan isian telur yang dilanjutkan dengan segelas susu. "Ibu hamil pengosongan lambungnya lebih lambat karena [lambung] terdesak rahim. Makan perlu diberi jarak dengan minum susu," kata Lita.

BERITA TERKAIT

Ada OBOR di Balik Rencana Pemindahan Ibu Kota

Oleh: Djony Edward Kalau pembaca masih ingat, ada tiga kejadian berurutan yang mengemuka belakangan ini, yakni rencana penjualan 28 proyek…

Trans Power Bagi Dividen Rp 26,6 Per Saham

NERACA Jakarta – Sukses mencetak pencapaian kinerja keuangan yang apik sepanjang tahun lalu, mendorong PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)…

Kantungi Pinjaman Rp 119,92 Miliar - Multipolar Berikan Jaminan Bagi Anak Usaha

NERACA Jakarta - Dukung pengembangan bisnis anak usaha yang seret likuiditas, PT Multipolar Tbk (MLPL) memberikan jaminan atas pinjaman anak…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Batam Antisipasi Penularan Cacar Monyet dari Singapura

Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mengantisipasi penularan virus cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan penemuan penderita…

Cara Tepat Mencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Di bulan Ramadan, tubuh menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam. Artinya, ketika berpuasa, tubuh tidak menerima asupan…

Agar ASI Tetap Lancar saat Bulan Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, umat Islam harus beradaptasi dengan penyesuaian waktu makan. Utamanya, bagi ibu menyusui yang membutuhkan asupan demi air…