Laba Bersih Selamat Sempurna Naik 11,5%

Sepanjang tahun 2018, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) berhasil membukukan laba Rp556,9 miliar meningkat 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp499,43 miliar. Perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, kemarin mengungkapkan, peningkatan laba bersih disebabkan oleh efisiensi yang diterapkan oleh perseroan.

Sekretaris Perusahaan Selamat Sempurna, Lidiana Widjojo mengatakan, efisiensi yang dimaksud ialah dengan mencari bahan baku yang memiliki kualitas yang setara akan tetapi secara harga bersaing. Di samping itu efisiensi saat di proses produksi termasuk juga di dalamnya. “Intinya bagaimana terus meningkatkan produktivitas, karena dengan begitu cost per unit menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dari sisi pendapatan, SMSM juga mengantongi pertumbuhan sebesar dua digit. Pertumbuhan tersebut dikontribusikan oleh produk yang menjadi andalan penjualan perseroan. Pada 2018, SMSM mengantongi pendapatan Rp3,99 triliun, meningkat 17,7% dari tahun sebelumnya Rp3,39 triliun. Produk filter dengan merek dagang Sakura masih berkontribusi besar untuk pendapatan perseroan.

Penjualan produk filter pada 2018 tercatat Rp2,89 triliun, meningkat 17% dibandingkan dengan 2017 yakni Rp2,47 triliun. Penjualan filter berkontribusi 74% terhadap pendapatan SMSM pada 2018. “Penjualan filter dan radiotor itu produk utama perseroan di pasar ekspor,”jelasnya.

Pada 2018, penjualan ekspor memiliki komposisi sebesar 66% atau Rp2,61 triliun terhadap pendapatan perseroan, sedangkan penjualan dalam negeri berkontribusi sebesar 34% atau Rp1,32 triliun. Pada 2019, SMSM membidik perttumbuhan pendapatan sebesar 15% dari tahun sehelumnya. Sementara itu, untuk target laba, perseroan menargetkan akan tumbuh stabil dibandingkan dengan tahun lalu.

BERITA TERKAIT

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

Saham SLIS Masuk Pengawasan BEI

Melesatnya perdagangan saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) di luar kewajaran sejak pencatatan saham perdana, membawa perdagangan saham produsen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Penjualan Mobil Astra International Turun 6,7%

NERACA Jakarta – Bisnis otomotif yang masih lesu masih dirasakan PT Astra International Tbk (ASII). Dimana emiten produsen otomotif ini…

Bidik Pasar Millenials - Topping Offf Emerald Bintaro Tepat Waktu

NERACA Jakarta- Menyusul serah terima kunci apartemen A yang tepat waktu di tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk sebagai…