Astra Financial Bidik Pembiayaan Naik 12% - Lagi, Sponsor Utama GIIAS 2019

NERACA

Jakarta – Berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan yang cukup signifikan di ajang pameran otomotif bertaraf internasional Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, tahun ini Astra Financial mencoba mengulang keberhasilan dengan membidik pertumbuhan bisnis yang cukup agresif dengan kembali menjadi sponsor utama GIIAS 2019.

Direktur in Charge Astra Financial yang juga Direktur PT. Astra International Tbk, Suparno Djasmin mengatakan, Astra Financial mempunyai komitmen untuk memajukan industri otomotif dalam jangka panjang. Industri otomotif merupakan penggerak ekonomi dan dibutuhkan tidak hanya sebagai alat transportasi tetapi juga sebagai bagian kehidupan. " Kami kembali menjadi sponsor utama GIIAS 2019 dan kami sangat excited terlibat," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pada GIIAS 2018, Astra Financial berhasil mendapatkan realisasi pembiayaan senilai Rp 1,1 Triliun. Pada GIIAS 2019, pihaknya menargetkan nilai pembiayaan naik 12% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 1,1 Triliun. Disampaikannya, jenis mobil yang paling banyak dicari masih berasal dari segmen MPV. Selain itu, pada tahun 2018, Astra Financial meraih kinerja positif dimana laba bersih meningkat 28% menjadi Rp 4,8 triliun.

Astra Financial juga telah menghadirkan lini bisnis baru di bidang financial technology. Kesuksesan Astra Financial pada GIIAS 2018 tidak terlepas dari program menarik yang ditawarkan enam LJK diantaranya. ACC menawarkan paket pembiayaan mobil semua merek, TAF menawarkan progra pembiayaan mobil merek Toyota, Daihatsu dan Lexus. FIFGroup menawarkan paket pembiayaan motor merek Honda dan pembiayaan multiguna lainnya. "Dalam GIIAS 2019, program menarik lainnya akan kembali dihadirkan,"jelasnya.

Sementara Gunawan Salim, Project DirectorGIIAS 2019 Astra Financial mengatakan, tahun ini pihaknya membidik transaksi senilai Rp 1,2 triliun atau setara 6.000 surat pembelian kendaraan (SPK) baik mobil ataupun motor.“Tahun lalu nilai transaksinya Rp 1,1 triliun dengan 5.500 SPK. Tidak terlalu tinggi karena sejauh ini kita melihat aya belinya mulai turun.Wait and seejelang pemilu dan bunga mulai tinggi. Biasanya 1-2 bulan pertama setiap tahun memang lambat,”paparnya.

Layaknya tahun lalu, kegiatan tahunan ini didukung enam lembaga jasa keuangan (LJK) Astra Financial. Adapun LJK yang berpartisipasi dalam GIIAS 2019, yaitu PermataBank, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services (TAF), Asuransi Astra, FIFGROUP dan Astra Life.

BERITA TERKAIT

Ketua MPR - Pemilu 2019 Bukan Perang

Zulkifli Hasan Ketua MPR Pemilu 2019 Bukan Perang Lampung - Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan, Pemilu 2019 telah menciptakan suasana…

Kredit Bermasalah UMKM Mencapai 3,79% di Januari 2019

NERACA Jakarta-Bank Indonesia mengungkapkan besaran kredit bermasalah (NPL) untuk sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada awal 2019 mengalami…

Danai Akuisisi Lewat IPO - Menteng Heritage Bidik Pendapatan Tumbuh 12%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Menteng Heritage Realty berencana menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…