BMW dan Daimler Kolaborasi Kembangkan Mobil Swakemudi

Dua perusahaan mobil mewah Jerman, BMW dan Daimler selaku induk perusahaan Mercedes-Benz, dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi mobil swakemudi. Kolaborasi ini mencerminkan pentingnya menciptakan teknologi kendaraan otonom di masa depan.

Namun mahalnya biaya pengembangan membuat dua pabrikan mobil mewah yang selalu bersaing satu sama lain itu akhirnya memutuskan untuk bekerja sama. Dilansir USA Today, yang kemudian disalin dari Antara, perusahaan membentuk usaha patungan yang akan menaungi "layanan mobilitas," meliputi layanan berbagi tumpangan yang disebut car sharing dan ride-hailing.

Kerja sama antara dua perusahaan yang saling bersaing sudah pernah terjadi di Amerika Serikat saat Ford dan General Motors berbagi platform transmisi pada 2016. Sedangkan kesepakatan antara BMW dan Mercedes awalnya akan berfokus pada sistem swakemudi di jalan raya dan fitur parkir otomatis. Kedua perusahaan itu akan mulai berbagi platform teknologi pada 2020.

"Menggabungkan keahlian utama dari dua perusahaan, kami akan meningkatkan kekuatan inovasi dan mempercepat penyebaran teknologi ini," kata Pimpinan eksekutif BMW Klaus Frohlich dilansir USA Today. Selain bermitra dengan BMW, Daimler juga memiliki kerja sama dengan pemasok sukucadang Bosch untuk meluncurkan mobil swakemudi di Silicon Valley pada 2019.

Pulihnya ekonomi Brasil dan pertumbuhan di India telah berperan besar bagi penjualan global bus Daimler pada 2018, yang mencapai 30.900 unit atau naik dibanding tahun sebelumnya yang hanya 28.700 unit.

Permintaan tinggi berkelanjutan untuk bus, ekonomi Brasil yang berangsur pulih, serta pertumbuhan di India merupakan kontributor utama bagi pertumbuhan penjualan yang besar ini, kata Daimler Buses, divisi bus Daimler AG, dalam pernyataan resminya, disalin dari Antara.

Divisi Daimler Bus dengan demikian mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di pasar inti terpenting EU30 (Uni Eropa, Swiss dan Norwegia), Brasil, Argentina dan Meksiko.

Berdasarkan kondisi pasar yang terus menguntungkan, Daimler Buses mengharapkan peningkatan besar penjualan pada 2019. Di Eropa dan India khususnya, divisi Bus mengantisipasi perkembangan penjualan yang positif.

"Di Daimler Buses kami sangat senang dengan tahun bisnis 2018. Kami telah secara signifikan meningkatkan penjualan di seluruh dunia. Dengan peluncuran pasar listrik sepenuhnya Mercedes-Benz eCitaro, layanan digital baru dan minibus generasi baru kami, kami juga telah mengambil beberapa langkah penting menuju masa depan,” kata Kepala Daimler Buses dan Dewan Manajemen di EvoBus GmbH, Till Oberworder.

Daimler Buses, jelas Oberworder, telah menetapkan target ambisius untuk tahun ini dan berupaya tumbuh tidak hanya di pasar yang sudah mapan tetapi juga di kawasan pertumbuhan baru di dunia.

Sebelumnya, Daimler AG mengatakan bahwa pihaknya berencana berinvestasi sebesar 1,1 miliar yuan ( 158,23 juta dolar AS) di pusat penelitian dan pengembangan (R&D) di Beijing. Pembangunan pusat R&D yang kedua di Beijing itu bertujuan untuk membantu mempercepat lokalisasi model kendaraan Mercedes-Benz di China.

Daimler mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pusat teknologi baru akan terletak di dekat pusat perakitan mesin dan kendaraan milik Daimler di ibukota China dan diperkirakan akan mulai beroperasi pada 2020. China, pasar mobil terbesar di dunia, adalah pasar tunggal terbesar Daimler secara global.

BERITA TERKAIT

Menteri Perhubungan - Mudik Harus Berjalan Lancar dan Aman

Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan Mudik Harus Berjalan Lancar dan Aman Bandarlampung - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan…

Perkuat Modal Ekspansi Bisnis - Estika Tata Tiara Bakal Rilis Obligasi dan Sukuk

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) atau perusahaan pengolahan daging yang lebih dikenal produk…

Teknologi dan Industri di Satu Sistem

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri Teknologi dan Industri dalam kesehariannya adalah kosakata netral. Tetapi begitu saling bersenyawa menyatu…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

BMW Rilis Seri 8 Coupe Dalam Bentuk Dua Versi

BMW Indonesia meluncurkan mobil sport Seri 8 Coupe terbaru dalam bentuk dua versi yang dijual dengan harga Rp3,4 miliar untuk…

Mazda Perkenalkan CX-3 GT Sport Nav Plus untuk Inggris

Mazda memperkenalkan mobil CX-3 edisi terbatas dengan mesin 2.0 liter yang hanya diproduksi 500 unit untuk pasar Inggris. Eksekutif Mazda…

Renault Kenalkan Tiga Purwarupa Mobil Listrik

Grup otomotif Prancis, Renault, memperkenalkan tiga prototipe (purwarupa) mobil listrik yang digadang-gadang menjadi solusi mobilitas di masa depan. Mobil pertama…