Wagub: Petani Jabar Harus Terapkan Agrobisnis

Wagub: Petani Jabar Harus Terapkan Agrobisnis

NERACA

Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta para petani di Jabar menghasilkan produk pertanian yang tidak hanya untuk dikonsumsi semata, namun perlu mengubah pola pikirnya agar produk pertanian yang dihasilkan bisa dijadikan ladang bisnis atau agrobisnis.

"Pemerintah terus mendorong para petani untuk agrobisnis, jangan beranggapan petani hanya untuk makan. Petani harus mandiri, petani harus pintar," ujar Wagub Uu saat membuka Rembug Paripurna kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Jawa Barat di Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (1/2).

Untuk itu, kata dia, petani Jawa Barat harus memiliki kreativitas dan bisa memanfaatkan produk pertanian yang ada agar mempunyai nilai jual di pasaran sehingga pendapatan petani akan berlipat ganda serta pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri.

“Jangan sampai petani berpikir bahwa bersawah asal cukup untuk satu musim, sehingga tidak berpikir untuk bisnis, tidak berpikir untuk dijual, tidak berpikir untuk mendapatkan uang, akhirnya mereka tidak memiliki kreativitas untuk menambah hasil,” ujar Uu.

Oleh karena itu, saya berharap ubah pola pikir petani bagian siapa? Itu bagian atau tugas dari KTNA, lanjut dia. Rembug Paripurna KTNA Jawa Barat kali ini mengambil Tema: "Meningkatkan Kepemimpinan dan Kemandirian Petani". Rembug digelar selama dua hari, mulai 1-2 Februari 2018. Agenda rembug adalah memilih ketua dan kepengurusan KTNA Provinsi Jawa Barat Periode 2019-2024.

Uu berharap, pemimpin KTNA Jawa Barat yang baru memiliki wawasan luas. Selain itu, tidak mengutamakan ego pribadi dan bisa memperjuangan kesejahteraan kaum petani di Jawa Barat.”Harapan kami pemimpin (KTNA Jabar) yang sekarang adalah pemimpin yang mampu membawa KTNA ke arah yang baik, terutama keinginan dan harapan anggota bisa tersalurkan,” ujar Uu.

“Apalah artinya pemimpin kalau tidak respon terhadap anggota. Ego pribadi saya harap dikebelakangkan tapi ego anggota yang diperjuangkan,” kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

PKB Harus Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman

PKB Harus Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman NERACA Jakarta - Pasca pelaksanaan muktamar di Nusa Dua, Bali, Partai Kebangkitan Bangsa dinilai…

Legislator: Pemerintah Harus Satu Suara Soal RUU Pertanahan

Legislator: Pemerintah Harus Satu Suara Soal RUU Pertanahan  NERACA Jakarta - Anggota Komisi II DPR, Sutriyono mengatakan, Pemerintah dalam hal…

Pelaku Usaha Sarang Burung Walet Harus Tingkatkan Kualitas

NERACA Jakarta – Para pelaku usaha sarang burung walet di Jawa Tengah diajak untuk meningkatkan kualitas produksi agar bisa mengambil…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Bamus Betawi Adakan Syukuran Delapan Pengurus Jadi Wakil Rakyat

Bamus Betawi Adakan Syukuran Delapan Pengurus Jadi Wakil Rakyat  NERACA Jakarta - Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus) Betawi menggelar acara…

GT Radial & IRC Berhasil Meraih TOP Brand Award 2019

GT Radial & IRC Berhasil Meraih TOP Brand Award 2019 NERACA Jakarta - PT Gajah Tunggal Tbk selaku produsen ban…

Legislator: Upaya Penghentian Tumpahan Minyak Pertamina Sudah Tepat

Jakarta- Anggota Komisi VII DPR Kurtubi menegaskan bahwa upaya yang dilakukan Pertamina untuk mengatasi tumpahan minyak di Karawang sudah tepat,…