Polychem Tambah Saham di Bank Ganesha - Investasikan Dana Rp 9.49 Miliar

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan portofolio investasi, PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) membeli saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) senilai Rp 9,49 miliar. ADMG membeli sebanyak 114,43 juta saham BGTG dengan harga Rp 83 per saham. Pasca pembelian ini, kepemilikan saham ADMG di Bank Ganesha menjadi 114,43 juta atau setara 1,03%, dari sebelumnya tidak ada. “Transaksi dilakukan pada 28 Desember 2018 dengan tujuan untuk tambahan investasi yang dicatat sebagai efek yang dapat ditransaksikan atau marketble securities," kata Gunawan Halim, Direktur ADMG dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Pada penutupan perdagangan, Selasa (8/1), harga saham ADMG melemah 1,84% ke level Rp 320 per saham. Sedangkan harga saham BGTG menguat 2,38% menjadi Rp 86 per saham. Sebagai Informasi, PT Bank Ganesha Tbk mencatatkan total asset hingga akhir Juni 2018 menjadi Rp. 4,18 triliun, kredit menjadi Rp. 2,72 Triliun, dana pihak ketiga menjadi Rp. 2,98 triliun serta laba kotor dan bersih masing-masing menjadi Rp. 29,88 miliyar dan Rp. 22,4 miliyar.

Sementara dari sisi rasio sampai dengan posisi akhir Juni 2018 dimana CAR menjadi 32,84%, ROA dan ROE masing-masing menjadi 1,26% dan 4,06%, NIM menjadi 5,21% NPL gross dan nett masing-masing menjadi 4,09% dan 2,83% BOPO menjadi 86,97% LDR menjadi 91,15%. Untuk komposisi pendanaan dana pihak ketiga, rasio CASA menyumbang persentase sebesar 33% masih didominasi oleh deposito dengan persentase sebesar 67%.

Sementara untuk komposisi kredit masih didominasi oleh kredit modal kerja sebesar 66%; lalu kredit investasi sebesar 21% dan kredit konsumsi sebesar 13%.

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Divestasi Leo Resouces dan Lion Nickel - Leo Investment Minta Restu Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Lantaran tidak melakukan penjualan hingga menyebabkan kesulitan keuangan dalam dua tahun belakangan, mendorong PT Leo Investment Tbk…

Mansek Unggulkan Saham Sektor Manufaktur

NERACA Jakarta- PT Mandiri Sekuritas memproyeksikan sektor manufaktur memiliki prospek paling positif tahun ini. Hal ini didasarkan beralihnya fokus ekonomi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…