BEI Berikan Sanksi Denda Rp 150 Juta - Enam Emiten Belum Rilis Kinerja

NERACA

Jakarta – Di awal tahun 2019 ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi berupa surat peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp150 juta kepada enam emiten yang belum menyerahkan laporan keuangan triwulan II per 30/09/2018 yang tidak ditelaah secara terbatas dan tidak diaudit.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Goklas Tambunan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan enam emiten yang dimaksud meliputi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Golden Plantation Tbk (GOLL), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU), PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN), PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), dan PT Evergreen Invesco Tbk (GREN).”Dengan demikian, Bursa telah mengenakan sanksi kepada enam perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan triwulan III per 30/09/2018 yang tidak ditelaah secara terbatas atau yang tidak diaudit oleh akuntan publik berupa surat peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp150 juta,”ujarnya.

Sanksi tersebut merupakan tindak lanjut BEI atas sikap keenam emiten tersebut yang tidak mengindahkan surat peringatan tertulis II. Dalam surat peringatan tertulis II itu, BEI memberikan batas waktu penyampaian laporan keuangan sampai dengan 30/12/2019. Namun, hal itu masih belum dipenuhi oleh enam emiten yang bersangkutan.

Goklas menambahkan, dari 700 emiten yang tercatat di BEI, 599 emiten wajib menyampaikan laporan keuangan trilwulan III per 30/09/2018, sedangkan 101 lainnya tidak wajib melakukan hal tersebut. Namun, hingga memasuki awal tahun 2019, jumlah emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan tersebut baru berjumlah 595 emiten.“Penjelasan atas 593 efek dan perusahaan tercatat tersebut adalah 585 perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan dan delapan perusahaan tercatat yang berbeda tahun buku, yaitu Maret, Mei, dan Juni,” tambahnya.

Sebelumnya, BEI juga memberikan sanksi kepada 18 perusahaan tercatat yang belum juga merilis laporan keuangan triwulan III 2018 yang berakhir September 2018. Dari 18 perusahaan, pihak bursa telah mengenakan sanksi kepada 11 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan hingga 30 November 2018 dan dikenakan peringatan tertulis II dan denda sebesar Rp 50 juta. Dari 18 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan, bentuk atau jenis sanksinya beragam.

BERITA TERKAIT

BEI Delisting Pencatatan Efek SIAP di Pasar

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menghapus pencatatan efek saham milik PT…

BEI Beri Notasi Khusus 51 Emiten Bermasalah

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyematkan notasi khusus pada 51 kode saham emiten hingga tanggal 11 Juni 2019. Dengan demikian,…

P3D Sukabumi Gelar Operasi Gabungan Kendaraan Belum Bayar Pajak

P3D Sukabumi Gelar Operasi Gabungan Kendaraan Belum Bayar Pajak NERACA Sukabumi - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, melalui Kantor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…