SMSM Raih Dividen 2 Juta Ringgit Malaysia - Kinerja Anak Usaha Positif

NERACA

Jakarta – Di penghujung tahun 2018 kemarin, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menerima pendapatan dividen dari entitas anak usaha di Malaysia. Perusahaan yang bergerak di industri alat-alat perlengkapan suku cadang mesin pabrik dan kendaraan tersebut mendapatkan dividen interim dari Bradke Synergies Sdn Bhd. “Pendapatan dividen interim tahun buku 2018 dari entitas anak Bradke Synergies Sdn Bhd sebesar 2 juta Ringgit Malaysia,” kata Ang Andri Pribadi, Direktur SMSM dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha. Sebagai informasi, di tahun 2019 ini, perseroan menargetkan penjualan naik 15%. Salah satu kunci utama pertumbuhan penjualan tersebut yakni pertumbuhan dari domestik dan juga ekspor. Untuk porsi penjualan saat ini, masih didominasi pasar ekspor. Pada semester I-2018, porsi pasar ekspor mencapai 70% dari total pendapatan dan sisanya domestik.

Adapun pasar Amerika Serikat (AS) saat ini masih menjadi salah satu destinasi utama SMSM. "Produk yang dijual ke Amerika mayoritas radiator dan lebih banyak untuk sektor otomotif," kata Lidiana Widjojo, Corporate Secretary Selamat Sempurna.

Namun secara keseluruhan saat ini porsi penjualan utama SMSM sejatinya masih berasal dari segmen bisnis alat berat atau heavy duty. Pendapatan dari sektor alat berat tersebut menyumbang 70% dari penjualan. Sementara sisanya dari sektor otomotif. Di alat berat, SMSM sudah menyuplai komponen ke perusahaan alat berat nasional seperti Hexindo dan juga United Tractors.

Untuk rencana akusisi, Lidiana pernah bilang, belum ada rencana dalam waktu dekat. Catatan saja, 29 Juni 2018, SMSM baru saja mengakuisisi 44% saham Sure Filer (Thailand) Co., Ltd atau SF Thailand. Ini merupakan perusahaan distributor tunggal produk penyaring dan radiator di Thailand."Kinerja Thailand masuk di laporan keuangan kuartal III-2018," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Kapan Anak Perlu Ikut Bimbel?

  Menghadapi anak dengan banyak tugas sekolah, tak jarang membuat orangtua menjadi bingung. Bingung bagaimana menjelaskan pelajaran anak yang berbeda…

Honda akan Tarik Sekitar 1 Juta Kendaraan di AS dan Kanada

  Honda akan menarik dari peredaran sekitar 1 juta unit kendaraan di Amerika Serikat dan Kanada karena inflator kantong udara…

Sumbangkan Dana US$ 1 Juta - Google.org Bantu Persiapan Bencana di Indonesia

Menyadari Indonesia menjadi negara rawan bencana dan bencana sendiri tidak bisa diprediksi kapan datangnya, maka kesadaran masyarakat akan potensi bencana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Targetkan 7000 Investor Baru di Solo

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta, Jawa Tengah menargetkan sebanyak 7.000 investor baru hingga akhir 2019 baik…

Sepekan, Kapitalisasi Bursa Tumbuh 0,99%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesis (BEI) mencatatkan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pekan ketiga di bulan Maret…

Sepekan, Kapitalisasi Bursa Tumbuh 0,99%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesis (BEI) mencatatkan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pekan ketiga di bulan Maret…