SCMA Raih Restu Buyback Saham Rp 3 Triliun

NERACA

Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasar (RUPSLB), para pemegang saham menyetujui buyback atau pembelian kembali saham yang akan dilakukan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dengan nilai Rp 3 triliun. “Seluruh pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB setuju dengan aksi tersebut. Adapun jumlah Investor yang hadir sebanyak 86% dengan saham yang dimiliki sebanyak 12 miliar. Total saham yang diterbitkan SCMA mencapai 14 miliar saham,”kata Direkur Utama SCMA, Sutanto Hartono di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, SCMA akan menggelar buyback saham untuk meningkatkan nilai saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas kepada pemegang saham. Dia menambahkan, melalui aksi ini nantinya return on equity perusahaan bertambah sehingga memberikan dampak positif untuk para pemegang saham.

Sebagai informasi saja, setelah mendapatkan persetujuan RUPSLB, aksi buyback ini akan dieksekusi dalam waktu 18 bulan. Kendati demikian Sutanto menjelaskan, pihaknya akan memanfaatkan waktu tersebut untuk melihat waktu yang tepat untuk buyback saham. "Kami amati sejak beberapa bulan terakhir terjadi fluktuasi di bursa maupun dunia, waktu 18 bulan akan kami manfaatkan untuk melihat kapan akan masuk dan siapa saja investor yang berkenan melepas saham mereka," kata Sutanto.

Asal tahu saja, SCMA berencana melakukan buyback maksimal 10% dari modal disetor atau maksimum sebanyak 1,46 miliar saham. Selain itu, perseroan juga bakal membagikan dividen interim tahun buku 2018. Emiten media ini akan membagi dividen sebesar Rp 20 per saham kepada pemegang saham.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 10 Desember 2018. Sedangkan cum dividen pasar tunai dan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen interim atau recording date pada 12 Desember 2018. Surya Citra Media akan membagikan dividen interim pada tanggal 28 Desember 2018. Dividen payout ratio atau rasio dividen SCMA ini mencapai 24,59% terhadap laba per saham hingga akhir kuartal ketiga 2018 yang mencapai Rp 81,33 per saham dasar. Sedangkan dividen yield SCMA sebesar 1,05%.

BERITA TERKAIT

Wali Kota Depok Raih Entrepreneur Award 2018

Wali Kota Depok Raih Entrepreneur Award 2018 NERACA Depok - Wali Kota Depok, Mohammad Idris berhasil meraih penghargaan Entrepreneur Award…

Bukaka Kuasai 25% Saham Poso Energy

PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) kembali menguasai 25% saham PT Poso Energy. Sebelumnya, Bukaka sempat melepas 4,49% sehingga kepemlikan…

Geliat Bisnis Investasi - PII Agresif Sertakan Saham di Anak Usaha IPC

NERACA Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, sampai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…