Komitmen Kementerian BUMN-Surveyor Indonesia Dukung Program PEN Melalui SafeGuard Label SIBV

NERACA

Jakarta - Sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas oleh pemerintah RI, PT Surveyor Indonesia (Persero) mengembangkan program SafeGuard Label SIBV - Restart Your Business dengan melakukan audit independen untuk memastikan telah diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 di instansi terkait. Terhitung di tanggal 16 September 2020, Kementerian BUMN telah secara resmi menerima atestasi SafeGuard Label SIBV sebagai bentuk komitmen kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan tempat kerja.

 

“Kami sampaikan ucapan selamat kepada Kementerian BUMN yang telah mendapat SafeGuard Label SIBV dan Surat Atestasi, sebagai bentuk penjaminan dari pihak independen terhadap Kementerian BUMN yang telah lulus audit dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara efektif dan konsisten,” ujar Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M. Noer, Jumat (20/11).

 

Program Restart Your Business with SIBV and Embrace the New Normal yang telah resmi diluncurkan pada tanggal 6 Juni 2020, merupakan kerjasama antara PT Surveyor Indonesia (Persero) dan Bureau Veritas. Program ini hadir untuk menjawab tantangan kepada perusahaan dan pelaku bisnis di berbagai sektor untuk memulai kembali bisnisnya di masa pandemi dengan memberikan jaminan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat oleh pihak independen melalui audit SafeGuard Label SIBV terhadap protokol COVID-19 yang telah diterapkan oleh perusahaan dan pelaku bisnis sesuai dengan standar nasional dan internasional.

 

Sejak diluncurkan, SafeGuard Label SIBV telah berjalan dan diterapkan di beberapa sektor, salah satunya oleh instansi pemerintahan seperti Kejaksaan Agung Republik Indonesia, dan oleh BUMN antara lain PT KAI (Persero), PT Pegadaian (Persero), Perum Jasa Tirta II, PT Jamkrindo, Perum Bulog, dan PT Dahana (Persero).

 

Pada kesempatan terpisah, Wakil Menteri BUMN I, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan dukungannya atas penerapan SafeGuard Label di kantor-kantor BUMN.“Kami berharap SafeGuard Label ini dapat menjadi concern BUMN. Terutama kepada BUMN yang memberikan pelayanan terhadap publik seperti bandara, pelabuhan, transportasi, sektor pariwisata (kawasan wisata, perhotelan, pusat perbelanjaan), perbankan dan lainnya. Sehingga sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian negara dapat tumbuh kembali.” pungkas Budi Gunadi.

 

“Sejalan dengan hal itu, saya memberikan apresiasi kepada PT Surveyor Indonesia (Persero) yang telah mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional utamanya melalui upaya menumbuhkan dan meningkatkan kepercayaan publik dan para pelaku usaha untuk memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru.”

 

Audit SafeGuard Label SIBV dibuat berdasarkan parameter yang telah disusun oleh para ahli dan auditor yang berpengalaman di bidang safety and health internasional. Parameter tersebut juga mengacu pada international best practices, World Health Organization (WHO) serta regulasi dari Kementerian Kesehatan RI. Perusahaan dan instansi yang telah berhasil lulus audit akan ditandai dengan diberikannya atestasi dan penerapan label perlindungan dan kesiapan terhadap Covid-19 (SafeGuard Label).

 

PT Surveyor Indonesia (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tanggal 1 Agustus 1991. Pada awalnya misi kami adalah untuk membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam memperlancar aliran barang modal dan peralatan ke Indonesia dari seluruh dunia melalui jasa pemeriksaan pra-pengapalan yang bertaraf internasional.

 

Layanan independent assurance kami fokuskan pada empat sektor yaitu: Penguatan Institusi Kelembagaan, Infrastruktur, Mineral dan Batubara, Migas dan Sistem Pembangkit. Untuk melaksanakan kegiatan Independent Assurance, kami diakreditasi ISO 17020 dan ISO 17025 untuk kegiatan Inspeksi dan pengujian laboratorium. Sistem manajemen kami sudah memenuhi persyaratan ISO 9001 dan OHSAS 18001 serta SMK3 yang didukung tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu serta dukungan kerjasama dari berbagai Lembaga Nasional dan Internasional.

 

Surveyor Indonesia menjadi mitra strategis bagi pemerintah, swasta dan patner kerja perusahaan lainnya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya dan produk dalam negeri pada bidang infrastruktur, kemaritiman, energi dan ketahanan pangan. Mitra tidak hanya sebatas pelanggan ketika bekerja sama, tetapi sebagai rekan bisnis berkelanjutan dalam hubungan jangka panjang. Mohar

 

 

BERITA TERKAIT

Agenda Revisi UU BPK Diduga Dilakukan Diam Diam

NERACA Jakarta - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mencium aroma busuk dibalik rencana revisi Undang-undang (UU) No. 15 Tahun…

Dibalik Rencana Revisi UU BPK, Ada Pihak Yang Diuntungkan?

NERACA Jakarta - Center for Budget Analysis (CBA) menentang keras rencana revisi Undang-undang (UU) No. 15 Tahun 2006 tentang Badan…

Kerjasama dengan Alfamart, SiCepat Ekspres Perluas Jaringannya

  NERACA Jakarta – PT SiCepat Ekspres Indonesia melakukan kerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) untuk memperluas jaringannya…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Makro

Agenda Revisi UU BPK Diduga Dilakukan Diam Diam

NERACA Jakarta - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mencium aroma busuk dibalik rencana revisi Undang-undang (UU) No. 15 Tahun…

Komitmen Kementerian BUMN-Surveyor Indonesia Dukung Program PEN Melalui SafeGuard Label SIBV

NERACA Jakarta - Sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas oleh pemerintah RI, PT Surveyor Indonesia (Persero) mengembangkan…

Dibalik Rencana Revisi UU BPK, Ada Pihak Yang Diuntungkan?

NERACA Jakarta - Center for Budget Analysis (CBA) menentang keras rencana revisi Undang-undang (UU) No. 15 Tahun 2006 tentang Badan…