Pendidikan Penting Bentuk SDM Berkarakter

NERACA

Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pendidikan penting untuk membentuk sumber daya manusia yang berkarakter dan tangguh.


"Tantangan seberat apapun akan dapat kita atasi, asalkan SDM Indonesia berkarakter dan tangguh," kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dikutip dari Antara, kemarin (15/10).


Pada Sidang Terbuka Senat Peringatan Dies Natalis ke-58 Universitas Udayana (Unud), Bali, mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang.


Puan berpandangan bahwa pembentukan SDM berkarakter dan tangguh itu juga harus didukung pendidikan yang diarahkan membentuk SDM berakhlak mulia, berbudaya Indonesia, toleran, bergotong royong, cinta Tanah Air, dan menguasai iptek.


Dia mengatakan pendidikan adalah fondasi pembentukan manusia dan kebudayaan Indonesia, penguatan kemampuan membangun kemajuan, serta jalan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.


Dalam acara yang mengambil tema "SDM Unud Unggul, Mandiri, dan Berbudaya dalam Tatanan Kehidupan Baru" tersebut, Puan menyampaikan bahwa bangsa Indonesia sudah mencapai berbagai kemajuan dan juga menghadapi tantangan-tantangan baru.


Seperti tantangan pandemi COVID-19 saat ini, yang berdampak pada aspek kesehatan dan seluruh aktivitas masyarakat di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan.


“Pandemi COVID-19 benar-benar sedang menguji ketahanan nasional Indonesia dalam berbagai sektor,” ujar perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.


Sebelum adanya pandemi, kata Puan, Indonesia sudah dihadapkan dengan sejumlah "pekerjaan rumah" untuk mempercepat kemajuan Indonesia.


Sejak tahun 2019, Indonesia telah masuk dalam kriteria upper middle income group, dengan pendapatan per kapita sekitar 4.244 dolar AS, setelah selama kurang lebih 23 tahun berada dalam kelompok lower midle-income group sejak tahun 1995.


“Untuk mempercepat terwujudnya kemajuan Indonesia yang memiliki kekuatan politik, sosial, budaya, dan ekonomi, maka salah satu agenda politik pembangunan kita ke depan adalah mempercepat pembangunan manusia Indonesia yang berkarakter dan berdaya saing,” ujar Puan.


Puan mengatakan bahwa fokus dan titik berat pembangunan manusia Indonesia pada nation and character building, yaitu membangun manusia Indonesia yang berjiwa gotong royong, cinta Tanah Air, memiliki rasa percaya diri sebagai bangsa, serta memiliki kesanggupan untuk membangun kemajuan bangsa dan negara tanpa meninggalkan akar budayanya.

Menurut Puan, pendidikan menjadi cara yang sangat strategis dan harus dimaknai sebagai suatu proses rekayasa sosial, untuk membudayakan manusia, membuat manusia menjadi berbudaya. Ant

 

 

 

BERITA TERKAIT

Tantangan Tata Kelola Hutan

NERACA Jakarta - Guru Besar IPB University Prof. Dr. Hariadi Kartodihardjo membahas beberapa tantangan dalam tata kelola hutan dalam kaitannya…

Kesuksesan Pilkada dan Penanganan Pandemi Sama Penting

NERACA Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah dan keberhasilan…

Bonus Demografi Bisa Akselerasi Pembangunan

NERACA Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan bonus demografi merupakan kesempatan…

BERITA LAINNYA DI

Tantangan Tata Kelola Hutan

NERACA Jakarta - Guru Besar IPB University Prof. Dr. Hariadi Kartodihardjo membahas beberapa tantangan dalam tata kelola hutan dalam kaitannya…

Kesuksesan Pilkada dan Penanganan Pandemi Sama Penting

NERACA Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah dan keberhasilan…

Bonus Demografi Bisa Akselerasi Pembangunan

NERACA Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan bonus demografi merupakan kesempatan…