Perluas Akses Energi, Pertamina Tambah 6 Pertashop di Kabupaten Bekasi dan Purwasuka

NERACA

Bekasi - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region III terus memperluas akses energi untuk masyarakat desa di wilayah Kabupaten Bekasi dan Purwasuka (Purwakarta, Subang, dan Karawang). Peresmian serentak 6 unit Pertashop untuk menambah jumlah Pertashop di wilayah Bekasi dan Purwasuka menjadi total 11 titik. 

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan mengatakan, kehadiran Pertashop mendukung program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan Pertamina hingga ke pedesaan. 

“Melalui Pertashop, Pertamina akan terus membangun kerjasama untuk melayani masyarakat hingga ke pedesaan, dengan memperluas penyediaan atau availability energy untuk masyarakat yang berada jauh dari SPBU,” ujar Eko.

Adapun lokasi 6 titik Pertashop baru yakni pertama, Desa Pantai Mekar, Kec. Muara Gembong, Kab. Bekasi. Kedua, Desa Palinggihan, Kec. Plered, Kab. Purwakarta. Ketiga, Desa Pasir Bungur, Kec. Purwadadi, Kab. Subang. Keempat, Desa Tanjungwangi, Kec. Cijambe, Kab. Subang. Kelima, Desa Dukuh, Kec. Ciasem, Kab. Subang. Keenam, Desa Bengle, Kec. Majalaya, Kab. Karawang

Eko mengatakan, Pertashop hadir sebagai lembaga penyalur resmi berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen akan produk BBM, LPG, dan pelumas Pertamina. Di Pertashop, masyarakat akan mendapatkan BBM dengan harga, kualitas, dan takaran yang sama seperti di SPBU.

“Untuk 6 Pertashop baru ini berkapasitas penyaluran 400 liter liter per hari, dengan produk bahan bakar berkualitas Pertamax yang disalurkan langsung dengan mobil tangki dari Fuel Terminal Cikampek. Dengan harga dan kualitas yang sama seperti di SPBU, diharapkan masyarakat pedesaan semakin merasakan kehadiran Pertamina,” jelas Eko.

Peresmian dilakukan oleh Sales Area Manager Karawang Teuku Desky bersama Pemerintah Desa setempat. 

Sekretaris Kecamatan Muara Gembong, H. Engkar yang turut hadir meresmikan Pertashop bersama Pertamina, di Kabupaten Bekasi, mengapresiasi kehadiran Pertamina. 

“Kami bersyukur atas kehadiran Pertashop perdana di Muara Gembong. Semoga dapat membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM yang berkualitas dengan harga dan standar yang sesuai dengan SPBU Pertamina,” tutur H. Engkar.

Sebelumnya, Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan berhasil mengoperasikan 28 titik Pertashop yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kalimantan, yaitu di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun, mengutarakan bahwa adanya Pertashop merupakan inovasi Pertamina dalam upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indonesia terhadap kebutuhan energi yaitu Bahan Bakar Minyak dan Elpiji.

Di Kalimantan Timur sendiri sudah ada 6 (enam) titik yang beroperasi, yaitu di Desa Muara Komam, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser ; Desa Muut Kec. Nyuatan, Kab. Kutai Barat ; Desa Muhur, Kec. Siluq Ngurai Kab. Kutai Barat ; Desa Kelinjau Tengah Kec. Muara Ancalong, Kab. Kutai Timur ; dan Desa Sumber Sari, Kec. Long Mesangat, Kab. Kutai Timur. Kemarin (9/9) telah beroperasi pula satu titik tambahan Pertashop di Desa Jengan Danum Kec. Damai, Kabupaten Kutai Barat.

Untuk Kalimantan Barat, terdapat 6 (enam) titik yang beroperasi, yaitu di Desa Pak Laheng, Kec. Toho, Kab. Mempawah ; Desa Mukti Raharja, Kec. Subah, Kab. Sambas ; Desa Pancur Kec. Tangaran, Kab. Sambas ; Desa Setalik Kec. Sejangkung, Kab. Sambas ; Desa Jelu Air Kec. Jawai Selatan, Kab. Sambas ; dan Desa Tengguli Kec. Sajad, Kabupaten Sambas.

Kemudian, di Kalimantan Tengah 8 (delapan) titik yang beroperasi, yaitu 5 titik di Kab. Kotawaringin Timur di Desa Beringin Agung Kec. Telaga Antang, Desa Pondok Damar Kec. Mentaya Hilir Utara, Desa Basawang Kec. Teluk Sampit, Desa Bapeang Kec. Mentawa Baru, Desa Tumbang Tilap Kec. Bukit Santuai. Lokasi Pertashop lainnya yaitu di Talio Muara Kec. Pandih Batu, Kab. Pulang Pisau ; Desa Kereng Bangkirai Kec. Sebangau, Kota Palangka Raya ; dan Desa Tamban Luar, Kec. Bataguh, Kab. Kapuas.

Pertashop juga telah hadir di daerah Kalimantan Selatan sebanyak 8 (delapan) titik yang beroperasi, yaitu 4 titik di Kabupaten Banjar , di Desa Sungai Rangas Tengah Kec. Martapura Barat, Desa Rantau Bakula Kec. Sungai Pinang, Desa Kampung Baru Kec. Beruntung Baru, Desa Madurejo Kec. Sambung Makmur. 3 (tiga) titik lainnya berada di Kab. Tanah Bumbu, yaitu di Desa Giri Mulya Kec. Kuranji , Desa Bulu Rejo Kec. Mantewe, Desa Maduretno Kec. Karang Bintang. Satu titik lainnya berada di Desa Bajuin Kec. Bajuin, Kab. Tanah Laut.

Roberth menambahkan Pertashop ini bentuk komitmen Pertamina dalam menyalurkan energi hingga ke daerah-daerah yang cukup jauh jangkauannya ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

“Dengan tersedianya Pertashop di pedesaan, masyarakat akan semakin mudah memperoleh produk-produk berkualitas Pertamina dengan harga yang sama seperti di SPBU. Produk yang dijual di Pertashop antara lain bahan bakar yaitu Pertamax, elpiji bright gas, dan pelumas," jelas Roberth.

BERITA TERKAIT

Masa Transisi, Pertamina Restrukturisasi Berjalan Lancar

NERACA Jakarta - PT Pertamina (Persero) memastikan proses restrukturisasi perusahaan dilakukan sesuai kelaziman dalam dunia bisnis. Saat ini, proses restrukturisasi…

DJPB Minta Pembudidaya Ambil Momentun Kenaikan Permintaan Pasar

NERACA Brebes - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto, meminta agar pembudidaya bisa ambil momentum…

Mengoneksi Ekosistem Industri Kunci Pemulihan Ekonomi

Jakarta – Pandemi Covid-19 tidak dipungkiri telah memengaruhi kondisi perekonomian Indonesia, antara lain dampak yang dirasakan adalah disrupsi pada rantai…

BERITA LAINNYA DI Industri

Masa Transisi, Pertamina Restrukturisasi Berjalan Lancar

NERACA Jakarta - PT Pertamina (Persero) memastikan proses restrukturisasi perusahaan dilakukan sesuai kelaziman dalam dunia bisnis. Saat ini, proses restrukturisasi…

DJPB Minta Pembudidaya Ambil Momentun Kenaikan Permintaan Pasar

NERACA Brebes - Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto, meminta agar pembudidaya bisa ambil momentum…

Mengoneksi Ekosistem Industri Kunci Pemulihan Ekonomi

Jakarta – Pandemi Covid-19 tidak dipungkiri telah memengaruhi kondisi perekonomian Indonesia, antara lain dampak yang dirasakan adalah disrupsi pada rantai…