Kantungi Dana IPO Rp 30 Miliar - PLAN Kembangkan Hotel di Kelapa Gading

NERACA

Jakarta – Perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) pada Selasa (15/9) dibuka melesat 11 poin atau 9,82% di level Rp123 per lembar saham. Level harga tersebut terpantau tetap hingga pukul 09.20 WIB. Hasil tersebut berasal dari 1 kali transaksi dan turnover sebanyak Rp12,3 ribu. Adapun kapitalisasi pasar emiten yang bergerak di bidang pariwisata dan pengelolaan hotel ini adalah sebesar Rp109,82 miliar.

Perseroan melepas 267.85 juta lembar saham ke publik melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Besaran saham itu setara dengan 30% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga Rp 112 per saham. Perseroan menunjuk PT Indo Capital Sekuritas selaku penjamin emisi efek. Perseroan akan menerima dana segar dari IPO sebesar Rp 30 miliar, dimana dana tersebut akan digunakan sekitar 20% untuk modal kerja dan pengembangan yang bergerak di bidang hotel manajemen dan selanjutnya 80% digunakan untuk pembangungan infrastruktur dan interior hotel yang terletak di area kelapa gading.

Antonyo Tanujaya, Direktur Utama PLAN dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, langkah perusahaan masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan, tata kelola dan pengembangan bisnis untuk lebih baik lagi.”Kinerja perusahaan sampai tahun 2019 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Dimana sehungungan dengan program pemerintah untuk mengenjot sektor pariwisata, maka kami optimis dengan prospek bisnis perhotelan yang dijalankan perseroan saat ini,”ungkapnya.

Keyakinan tersebut, lanjutnya, terlihat dari pertumbuhan PDB pariwisata di atas rata-rata industri dengan spending US$ 1 juta atau PDB 170%, tertinggi di industri. Selain itu, sektor pariwisata merupakan penyumbang 9,8 juta lapangan pekerjaan atau sebesar 4,8%. Sektor pariwitsata nasional kini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional. Di tahun 2020, para pemegang saham PT Planet Properindo Jaya Tbk menyetujui untuk melakukan penyesuaian anggaran dasar dengan maksud merubah perseroan menjadi perusahaan terbuka dan melakukan penawaran umum perdana saham.

BERITA TERKAIT

Hadirkan Teknologi Plasmacluster - Sharp Buktikan Efektif Turunkan Risiko Coronavirus

Mudahnya penyebaran virus corona melalui udara atau karena kualitas udara yang buruk akibat sirkulasi udara yang tidak baik, mendorong PT…

Peringkat KIK EBA Garuda Direvisi Jadi BB

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat Kontrak Investasi Kolektif Efek Berangun Aset (KIK EBA) Mandiri GIAA01…

Keuangan Syariah Tumbuh Positif - OJK Catat Total Saham Syariah Rp 3.013 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah pandemi Covid-19, geliat industri keuangan syariah masih tumbuh positif  dan termasuk pasar modal syariah. Hal…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Hadirkan Teknologi Plasmacluster - Sharp Buktikan Efektif Turunkan Risiko Coronavirus

Mudahnya penyebaran virus corona melalui udara atau karena kualitas udara yang buruk akibat sirkulasi udara yang tidak baik, mendorong PT…

Peringkat KIK EBA Garuda Direvisi Jadi BB

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat Kontrak Investasi Kolektif Efek Berangun Aset (KIK EBA) Mandiri GIAA01…

Keuangan Syariah Tumbuh Positif - OJK Catat Total Saham Syariah Rp 3.013 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah pandemi Covid-19, geliat industri keuangan syariah masih tumbuh positif  dan termasuk pasar modal syariah. Hal…