Untuk Menahan Inflasi Yang Tinggi, Sektor Ekonomi Harus Segera Dipulihkan - KABUPATEN KUNINGAN

NERACA

Kuningan - Jika tidak mau terjadi tingginya inflasi maka sektor ekonomi harus segera dipulihkan paska Pandemi Covid-19, termasuk pemulihan ekonomi di daerah salah satunya di Kabupaten Kuningan.

Demikian poin yang didapat dalam obrolan santai seputar peningkatan ekonomi masyarakat paska Pandemi, antara Bupati Kuningan H. Acep Purnama dengan Kepala Kantor Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta, beserta jajarannya, di Waja Kopi Sukageuri View Kuningan, kemarin.


Untuk kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan, tingkat inflansinya masih terbilang rendah, hal itu terjadi karena masyarakat memiliki ketahanan yang cukup baik, misalnya dalam hal ketahanan pangan yang tidak terlalu berdampak akan tetapi tetap harus berantisipasi.


Selain itu pembahasan selanjutnya bersama Bupati mengenai bagaimana cara untuk membangun kembali sektor-sektor perekonomian yang dapat dilakukan dengan upaya pemberdayaan, karena melalui pemberdayaan akan membangun kemandirian di lingkungan masyarakat sehingga perekonomian akan menggeliat kembali."Hal ini akan membangkitkan kembali daya beli, sehingga akan terjadi sirkulasi perputaran perekonomian dari kuningan, untuk kuningan, dan oleh kuningan," kata Bupati Acep.


Menurut Kepala Kantor BI Cirebon Bakti Artanta, untuk program BI sekarang yaitu karya kreatif Jabar yang meliputi seluruh wilayah Jabar, bukan hanya kuningan dan fokusnya terkait dengan fashion. Selain itu, UMKM juga masih dalam perhatian dan masih bisa dikembangkan lagi. Pilar UMKM sangat didorong oleh pemerintah, karena UMKM merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, terutama apabila UMKM didukung dengan proses digitalisasi.


Secara nasional, akan ada kebijakan yang berkaitan mengenai "bangga dengan produk lokal". Salah satu yang dibina oleh BI adalah sektor pariwisata, karena pariwisata secara nasional dapat mendatangkan devisa yang sangat besar.


“Saran untuk UMKM agar lebih kreatif, UMKM harus memiliki jiwa struggle dalam menghadapi kondisi pandemik saat ini, coba memanfaatkan kebijakan kebijakan yang telah diberikan pemerintah, coba dekati proses digitalisasi," ujar Bakti Artanta.


Mengenai sektor pertumbuhan ekonomi secara Jawa Barat pada triwulan III ini diharapkan sektor-sektor perekonomian yang telah dibuka dapat produktif dan tetap aman, artinya tetap melakukan protokol kesehatan. Nung

 

 

 

BERITA TERKAIT

Food Station Borong Enam Penghargaan BUMD Marketeers Awards 2020

NERACA Jakarta - PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil meraih enam penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang digelar…

Revisi RPJMD 2018-2023 Kota Sukabumi Sesuai dengan Permendagri

NERACA Sukabumi - Revisi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 masih menunggu hasil evaluasi dari Provinsi Jawa Barat…

Restorasi Rumah Ibunda Bung Karno Diminta Menyerupai Aslinya

NERACA   Jakarta - Restorasi rumah ibunda Bung Karno, Nyoman Rai Srimben di Bale Agung, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng,…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Food Station Borong Enam Penghargaan BUMD Marketeers Awards 2020

NERACA Jakarta - PT Food Station Tjipinang Jaya berhasil meraih enam penghargaan dalam ajang BUMD Marketeers Awards 2020 yang digelar…

Revisi RPJMD 2018-2023 Kota Sukabumi Sesuai dengan Permendagri

NERACA Sukabumi - Revisi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 masih menunggu hasil evaluasi dari Provinsi Jawa Barat…

Restorasi Rumah Ibunda Bung Karno Diminta Menyerupai Aslinya

NERACA   Jakarta - Restorasi rumah ibunda Bung Karno, Nyoman Rai Srimben di Bale Agung, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng,…