Wom Finance Luncurkan Program Promo Merdeka Bunga Rendah Hingga 0%

NERACA

Jakarta - Dalam rangka menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, Wom Finance memberikan apresiasi kepada konsumen melalui Program Promo Merdeka untuk produk multiguna baik dengan jaminan BPKB motor (Pembiayaan Multiguna MotorKu) maupun mobil (Pembiayaan Multiguna MobilKu). Program ini diluncurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pendanaan disaat pandemi COVID-19.

 

Direktur Pemasaran Wom Finance Wibowo menjelaskan program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama bulan Agustus 2020. Program promo Merdeka ini diluncurkan sebagai salah satu upaya membantu konsumen yang memiliki kendala pendanaan akibat dampak pandemi Covid-19. Kelebihan dari program ini adalah bunga rendah hingga 0% dengan besar pencairan hingga 90% dari harga On The Road.

 

Persyaratan program bunga rendah hingga 0% berlaku untuk kendaraan dengan usia maksimal 5 tahun atau maksimum kendaraan tahun 2015 untuk kedua produk pembiayaan multiguna. Syarat lain dari program ini adalah promo berlaku untuk konsumen baru maupun konsumen yang pernah mendapatkan pembiayaan Wom Finance dengan masa Tenor 3 - 6 bulan. Pencairan pembiayaan minimal Rp 20 juta untuk produk pembiayaan multiguna MobilKu sedangkan produk pembiayaan multiguna MotorKu mulai dari Rp 2 juta.

 

“Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan aset yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan pinjaman dana sesuai dengan kebutuhan. Apabila Anda memiliki kendala biaya maka salah satu solusi adalah mengajukan BPKB kendaraan baik mobil maupun motor sebagai jaminan pinjaman dana yang akan diajukan,” tambah Wibowo, Senin (10/8).

 

Di masa Pandemi Covid 19 ini, Wom Finance tetap memberikan pelayanan yang maksimal untuk para konsumennya. Konsumen yang ingin mengetahui lebih detail informasi terkait program promosi ini dapat menghubungi Call Center Wom Finance 0804-1-123-888 atau datang langsung ke kantor cabang terdekat.

 

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda. Pada 2000, Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

 

Pada 2005, Perseroan menjadi bagian dari kelompok usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) setelah mengakuisisi 43% kepemilikan saham Perseroan. Pada 2015, Perseroan melakukan right issue melalui Penawaran Umum Terbatas, di mana MBI bertindak sebagai standby buyer. Dalam right issue ini, Perseroan menerbitkan 3.481.481.480 saham baru. Kemudian kepemilikan saham MBI di Perseroan naik menjadi 68,55%. Pemegang saham terbesar kedua di Perusahaan adalah PT Wahana Makmur Sejati dengan jumlah kepemilikan saham sebesar 25,01% dan publik sebesar 6,44%.

 

Hingga saat ini, kinerja operasional Perseroan didukung oleh 180 kantor jaringan dengan lebih kurang 3.228 karyawan untuk melayani 605 ribu konsumen aktif melalui sumber daya manusia yang unggul dan layanan yang berkualitas. Mohar

 

 

 

BERITA TERKAIT

Great Giant Livestock Berkomitmen Berikan Gizi Terbaik - di Masa Pandemi Covid-19

NERACA   Jakarta - Pandemi Covid-19 hingga kini telah menginfeksi jutaan orang didunia dan Indonesia sendiri sebanyak 200 ribu lebih…

Dinsos Kota Sukabumi Pertajam Penanganan PPKS

NERACA Sukabumi - Masalah penanganan kesejahteraan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab dinas terkait saja, melainkan perlu adanya kolaborasi semua…

Amartha dan Rumah Zakat Resmikan Sarana Sanitasi Desa Sejahtera Amartha di Cirebon

NERACA Cirebon - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dan Rumah Zakat meresmikan Sarana Sanitasi Desa Sejahtera Amartha di Desa Sumber,…

BERITA LAINNYA DI Ekonomi Daerah

Great Giant Livestock Berkomitmen Berikan Gizi Terbaik - di Masa Pandemi Covid-19

NERACA   Jakarta - Pandemi Covid-19 hingga kini telah menginfeksi jutaan orang didunia dan Indonesia sendiri sebanyak 200 ribu lebih…

Dinsos Kota Sukabumi Pertajam Penanganan PPKS

NERACA Sukabumi - Masalah penanganan kesejahteraan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab dinas terkait saja, melainkan perlu adanya kolaborasi semua…

Amartha dan Rumah Zakat Resmikan Sarana Sanitasi Desa Sejahtera Amartha di Cirebon

NERACA Cirebon - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dan Rumah Zakat meresmikan Sarana Sanitasi Desa Sejahtera Amartha di Desa Sumber,…