Radiant Utama Bagikan Dividen Rp 4,6 Miliar

NERACA

Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) menyepakati untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 4,6 miliar atau Rp 6 per saham. Corporate Secretary RUIS, Mona Nazaruddin dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menuturkan, jumlah dana tersebut dibagikan sebagai dividen tunai tahun buku 2019 kepada pemegang saham RUIS.

Kemudian selebihnya akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk kegiatan usahan perseroan. Sebagai informasi, di tahun 2019 RUIS membukukan laba bersih sebesar Rp 33,08 miliar atau meningkat 22,3% (yoy). Selain pembagian dividen, agenda RUPST RUIS lainnya adalah menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan untuk anggota dewan komisaris dan direksi.

Asal tahu saja, akibat dampak pandemi Covid-19, perseroan melakukan revisi target tahun ini. Direktur Utama RUIS, Sofwan Farisyi seperti dikutip kontan pernah mengatakan, kajian ulang terhadap target akan dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal termasuk aspek relaksasi kebijakan dari pemerintah yang berdampak pada hasil bottom line perusahaan."RUIS akan melakukan review ulang terhadap target tahun 2020 perusahaan, terutama down side scenario, dengan mempertimbangkan beberapa hal agar dapat diketahui financial sustainability perusahaan secara keseluruhan,"ujarnya.

Sofwan memastikan, hal tersebut juga termasuk alokasi belanja modal untuk tahun ini. Asal tahu saja, RUIS sedianya mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar untuk tahun ini. Sofwan melanjutkan, beberapa kontrak yang telah diraih berpotensi mengalami penundaan termasuk untuk proyek yang telah dimenangkan tendernya. "Secara komersial akan terdapat penundaan beberapa proses tender, bahkan yang sudah ditunjuk menjadi pemenang tender. Secara operasional, diperkirakan akan terjadi penurunan utilisasi nilai kontrak karena turunnya harga minyak, proses ini kami yakini sedang dihitung oleh klien,"kata Sofwan.

Kendati demikian, Sofwan memastikan sejumlah langkah antisipasi dan mitigasi telah dilakukan oleh manajemen RUIS demi menjaga kebrlangsungan kinerja perusahaan ditengah kondisi penyebaran corona. Sofwan mengungkapkan, RUIS melakukan sejumlah upaya yang menyangkut proses bisnis perusahaan seperti pengurangan perjalanan dinas, optimasi teknologi serta renegosiasi kontrak dengan vendor luar negeri jika memungkinkan. "Khusus untuk antisipasi penyebaran wabah Covid-19 bahwa perusahaan selalu berusaha mengikuti arahan-arahan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah tempat operasi perusahaan dengan prioritas utama adalah mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan karyawan di manapun mereka bertugas," imbuhnya.

BERITA TERKAIT

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

Pratama Widya Catat Kontrak Baru Capai 86%

NERACA Jakarta – Geliat bisnis infrastruktur terhambat akibat pandemi Covid-19, namun demikian PT Pratama Widya (PTPW) sebagai emiten jasa konstruksi…

Mitra Energi Bidik Pendapatan Rp 190 Miliar

NERACA Jakarta – Meski dihantui sentimen negatif Covid-19, PT Mitra Energi Persada Tbk (IKOPI) terus memacu target bisnisnya. Dimana perseroan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

Pratama Widya Catat Kontrak Baru Capai 86%

NERACA Jakarta – Geliat bisnis infrastruktur terhambat akibat pandemi Covid-19, namun demikian PT Pratama Widya (PTPW) sebagai emiten jasa konstruksi…

Mitra Energi Bidik Pendapatan Rp 190 Miliar

NERACA Jakarta – Meski dihantui sentimen negatif Covid-19, PT Mitra Energi Persada Tbk (IKOPI) terus memacu target bisnisnya. Dimana perseroan…