Uni Charm Bagikan Dividen Rp 79,74 Miliar

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2019 senilai Rp 79,74 miliar. Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan bahwa dividen tersebut setara dengan Rp 19,25 per saham.

Untuk diketahui, perseroan memperoleh laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 398,62 miliar sepanjang 2019, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 181,25 miliar. Sementara itu hingga triwulan I-2020, perseroan mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 131,35 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 99,6 miliar.

Sedangkan pendapatan bersih naik menjadi Rp 2,04 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2,01 triliun. Beban pokok juga terangkat menjadi Rp 1,53 triliun dari semula Rp 1,51 triliun, sehingga membuat laba bruto meraih Rp 510,56 miliar dari sebelumnya Rp 500,51 miliar. Perseroan juga telah menetapkan jadwal pembagian dividen, yakni cum dividen di pasar reguler dan negosiasi, serta pasar tunai akan dilakukan pada 6 - 11 Agustus 2020.

Kemudian, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi, serta pasar tunai akan dilaksanakan pada 7 - 12 Agustus 2020. Sedangkan tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date akan dilakukan pada 11 Agustus 2020. Perseroan akan melakukan pembayaran dividen tunai pada 27 Agustus 2020. Sebagai informasi, terhitung sejak 17 Januari 2020 perseroan masih menyisakan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial puublic offering (IPO) sebesar Rp 822,02 miliar. Sedangkan dana yang baru terpakai mencapai Rp 274,97 miliar untuk membayar utang.

Sementara itu, pencatatan saham perseroan yang digelar pada 20 Desember 2019 berhasil meraih dana segar sebanyak Rp 1,2 triliun. Dana tersebut rencananya digunakan untuk belanja modal sekitar 64,6%, untuk pembayaran utang sekitar 20,6%, dan sisanya sekitar 14,8% akan digunakan untuk modal kerja. Setelah IPO saham, komposisi pemegang saham Uni-Charm menjadi 59,20% UC Corporation, 20,80% Purinusa, dan 20% masyarakat.

BERITA TERKAIT

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

JFX dan KBI Bantu Paket Data Siswa Babel

Peduli Covid-19, Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Bangka Belitung (Babel)…

Saham SOHO Masuk Dalam Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena telah terjadi peningkatan…

BERITA LAINNYA DI

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

JFX dan KBI Bantu Paket Data Siswa Babel

Peduli Covid-19, Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Bangka Belitung (Babel)…

Saham SOHO Masuk Dalam Pengawasan BEI

Perdagangan saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena telah terjadi peningkatan…