Betonjaya Manunggal Raup Untung Rp 4,13 Miliar

NERACA

Jakarta –Emiten produsen baja, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,13 miliar. Posisi tersebut berbalik dibanding periode sama tahun lalu masih membukukan rugi bersih Rp 121,08 juta. Perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, kemarin menjelaskan, perbaikan pada sisi bottom line sebenarnya didapat ketika penjualan bersih BTON turun 3,43% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp 53,80 miliar di semester satu tahun ini. 

Penurunan tersebut dipicu oleh penjualan lini produk besi beton perusahaan merosot 15,07% yoy menjadi Rp 33,40 miliar di semester I 2020, serta penjualan missroll dan lain-lain yang turun 4% yoy menjadi Rp 2,74 miliar di semester I 2020. Sementara itu, penjualan waste plate masih mencatatkan kenaikan sebesar 30,49% yoy menjadi Rp 17,65 miliar di semester I 2020.

Tidak hanya itu, pengeluaran BTON pada sejumlah pos beban juga naik. Beban pokok penjualan misalnya, tercatat naik 3,06% yoy menjadi Rp 50,42 miliar di semester I 2020. Sebelumnya, beban pokok penjualan BTON hanya mencapai Rp 48,92 miliar pada semester I 2019 lalu.  Kenaikan pengeluaran juga dijumpai pada beban umum dan administrasi serta beban lain-lain.

Disebutkan, beban umum dan administrasi BTON naik 7,96% yoy dari Rp 4,64 miliar di semester I 2019 menjadi Rp 5,01 miliar di semester I 2020. Sementara itu, beban lain-lain BTON membengkak 263,27% yoy dari Rp 7,71 miliar di semester I 2019 menjadi Rp 28,03 miliar di semester I 2020. Kendati demikian, BTON juga mencatatkan kenaikan pendapatan lain-lain hingga 489,66% yoy menjadi Rp 35,27 miliar di semester I 2020. Salah satu pemicu kenaikan tersebut antara lain didorong oleh laba selisih kurs yang meroket 725,91% yoy dari semula Rp 3,97 miliar di semester I 2019 menjadi Rp 32,84 miliar pada semester I 2020.

Di sisi lain, perseroan juga berhasil menekan beban penjualan menjadi menjadi Rp 135,29 juta di semester I 2020. Angka tersebut turun tipis 0,32% dibanding beban penjualan BTON pada semester I 2019 lalu yang mencapai Rp 135,74 juta.  Tak pelak, dengan adanya pertumbuhan pendapatan lain-lain yang signifikan, BTON masih mampu mengantongi laba bersih meski mencatatkan penurunan penjualan bersih serta kenaikan pengeluaran di sejumlah pos beban.

Per 30 Juni 2020 lalu, aset BTON tercatat sebesar Rp 249,14 miliar. Angka tersebut terdiri dari ekuitas sebesar Rp 187,66 miliar dan liabilitas sebesar Rp 55,88 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas akhir periode BTON tercatat sebesar Rp 175,07 miliar per 30 Juni 2020. Angka tersebut naik 4,88% dibanding kas dan setara kas awal periode BTON untuk tahun buku 2020 yang tercatat sebesar Rp 166,92 miliar.

 

BERITA TERKAIT

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

Pratama Widya Catat Kontrak Baru Capai 86%

NERACA Jakarta – Geliat bisnis infrastruktur terhambat akibat pandemi Covid-19, namun demikian PT Pratama Widya (PTPW) sebagai emiten jasa konstruksi…

Mitra Energi Bidik Pendapatan Rp 190 Miliar

NERACA Jakarta – Meski dihantui sentimen negatif Covid-19, PT Mitra Energi Persada Tbk (IKOPI) terus memacu target bisnisnya. Dimana perseroan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

Pratama Widya Catat Kontrak Baru Capai 86%

NERACA Jakarta – Geliat bisnis infrastruktur terhambat akibat pandemi Covid-19, namun demikian PT Pratama Widya (PTPW) sebagai emiten jasa konstruksi…

Mitra Energi Bidik Pendapatan Rp 190 Miliar

NERACA Jakarta – Meski dihantui sentimen negatif Covid-19, PT Mitra Energi Persada Tbk (IKOPI) terus memacu target bisnisnya. Dimana perseroan…