Laju IHSG Sepekan Kemarin Tumbuh 1,31%

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan kemarin naik 1,31% pada level 5.149,627dari level 5.082,991 pada pekan sebelumnya. Sementara rata-rata volume transaksi bursa tumbuh 11,05% menjadi 11,692miliar saham dibandingkan pekan lalu sebesar 10,529 miliar saham. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, BEI juga mencatat kapitalisasi pasar naik sebesar 1,32% atau sebesar Rp5.968,165 triliun dibandingkan pekan lalu Rp5.890,664 triliun. Rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 0,60% menjadi 719.261 ribu kali transaksi dibandingkan pekan lalu sebesar 714.973ribu kali transaksi. Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa mengalami koreksi 0,67% menjadi sebesar Rp8,319 triliun dari Rp8,375triliun pada penutupan minggu lalu. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp49,58miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersihsebesar Rp19,497 triliun.

Asal tahu saja, IHSG pada perdagangan Kamis (30/7) jelang libur Idul Adha ditutup menguat 38,51 poin atau 0,75% ke posisi 5.149,63. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,64 poin atau 0,96% menjadi 803,01.”Market sangat mengapresiasi langkah The Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada 0,25% dalam rangka melindungi pereekonomian AS dari keterpurukan. Di sisi lain, market sangat mengapresiasi perkembangan vaksin Covid-19 yang semakin positif," kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama.

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah, namun selang sejam kembali naik dan terus berada di zona hijau hingga penutupan bursa saham. Secara sektoral, delapan sektor meningkat dimana sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 1,37%, diikuti sektor aneka industri dan sektor konsumer masing-masing 0,94% dan 0,77%. Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor pertambangan dan sektor perdagangan dasar masing-masing sebesar 0,16% dan 0,04%.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp49,51 miliar. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 732.033 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,39 miliar lembar saham senilai Rp9,43 triliun. Sebanyak 165 saham naik, 262 saham menurun, dan 156 saham tidak bergerak nilainya.

BEI pada pekan kemarin meluncurkan produk layanan data yang dapat diakses lebih luas kepada stakeholders. Layanan data tersebut merupakan upaya bursa memberikan kemudahan bagi stakeholders dalam mengakses informasi pasar modal yang menjadi salah satu valueable resourcesbagi perusahaan di era digital saat ini. Dua produk yang diluncurkan tersebut, yaitu IDX Equity Real Time Summary dan IDX Equity Real Time Indices.

Kedua produk tersebut merupakan ringkasan harga saham dan data indeks yang bersumber dari sistem perdagangan BEI dan dapat diakses secara real time. Produk ini dapat digunakan oleh Anggota Bursa, perusahaan penyedia data, financial advisor, research institution, asset management, media, perusahaan Tercatat dan start-upuntuk menjadi salah satu sumber terpercaya dalam mendukung keputusan bisnis, serta investasike depan.

BERITA TERKAIT

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

Pratama Widya Catat Kontrak Baru Capai 86%

NERACA Jakarta – Geliat bisnis infrastruktur terhambat akibat pandemi Covid-19, namun demikian PT Pratama Widya (PTPW) sebagai emiten jasa konstruksi…

Mitra Energi Bidik Pendapatan Rp 190 Miliar

NERACA Jakarta – Meski dihantui sentimen negatif Covid-19, PT Mitra Energi Persada Tbk (IKOPI) terus memacu target bisnisnya. Dimana perseroan…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Shopee Kuasai Peta Kompetisi E-Commerce Indonesia

Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dalam negeri, rupanya hanya sebagian masyarakat yang terbiasa transaksi melakukan salah satu brand e-commmerce. Berdasarkan…

Pratama Widya Catat Kontrak Baru Capai 86%

NERACA Jakarta – Geliat bisnis infrastruktur terhambat akibat pandemi Covid-19, namun demikian PT Pratama Widya (PTPW) sebagai emiten jasa konstruksi…

Mitra Energi Bidik Pendapatan Rp 190 Miliar

NERACA Jakarta – Meski dihantui sentimen negatif Covid-19, PT Mitra Energi Persada Tbk (IKOPI) terus memacu target bisnisnya. Dimana perseroan…