Telkomsel Berikan Bantuan Ke 57000 Petugas BTS

Di balik terjaganya kualitas layanan data dan jaringan Telkomsel hingga ke masyarakat tidak bisa lepas ada peran para penjaga BTS yang belum banyak diketahui masyarakat dan bahkan luput dari perhatian. Sebagai bentuk kepedulian akan peran dan tugas yang mereka dalam menunjang kelancaran operasional jaringan, Telkomsel dengan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) memberikan bantuan kepada penjaga BTS. Pemberian bantuan merupakan bentuk apresiasi Telkomsel kepada para petugas yang telah berupaya menjaga infrastruktur jaringan agar tetap menghadirkan konektivitas terdepan bagi masyarakat, walau di masa sulit sekalipun. 

Direktur Network Telkomsel, Hendri Mulya Syam dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya berupaya mengoptimalkan seluruh aset perusahaan dan mengambil peran sebagai connectivity enabler untuk menjaga masyarakat tetap terhubung di situasi penuh tantangan saat ini. “Maka dari itu, peran para penjaga BTS Telkomsel menjadi sangat krusial dalam menyediakan konektivitas yang dapat diandalkan bagi seluruh pelanggan. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh petugas yang tetap berdedikasi tinggi di tengah masa sulit seperti saat ini dan terus konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat luas,”ujarnya.

Inisiatif Telkomsel kepada masyarakat para penjaga BTS sendiri diberikan dalam bentuk bantuan saldo LinkAja yang memungkinkan penerima untuk memenuhi kebutuhan keseharian dengan lebih mudah secara online, sehingga memberikan manfaat lebih bagi petugas yang banyak menghabiskan waktunya di lapangan dan meminimalkan kerumunan di tempat perbelanjaan. Selain itu, di wilayah tertentu, Telkomsel juga menyediakan pilihan untuk menyalurkan bantuan dalam bentuk paket sembako, menyesuaikan kebutuhan dari para petugas. Bantuan tersebut ditargetkan disalurkan kepada sekira 5.700 penjaga BTS Telkomsel di seluruh Indonesia.

Pemberian bantuan ini sekaligus meneruskan kontribusi nyata Telkomsel yang terus menginisiasi inisiatif program CSR yang terarah sesuai kebutuhan berbagai elemen bangsa, terutama guna meringankan beban masyarakat selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Sebelumnya, Telkomsel telah memberikan donasi lebih dari 100.000 unit alat medis dan puluhan ribu paket sembako senilai lebih dari 40 miliar rupiah. Bantuan tersebut berupa ventilator, thermogun infrared, masker, dan alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat untuk Rumah Sakit Darurat (RSD) dan rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, Telkomsel juga menjalankan inisiatif CSR khusus bagi 10.000 para relawan penanganan Covid-19 termasuk tenaga medis dengan menyediakan paket data khusus berisi kuota 25GB.“Penanganan pandemi Covid-19 membutuhkan upaya kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan. Maka dari itu, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para tenaga medis, pemerintah, organisasi, relawan, dan masyarakat luas yang terus bergandengan tangan dan memaksimalkan perannya masing-masing dalam upaya mengentaskan pandemi ini. Telkomsel pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersama-sama menjaga Indonesia dengan menguatkan sikap gotong royong. Semoga, kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melewati situasi yang penuh tantangan ini dengan baik,” tutup Hendri.

Ke depan, Telkomsel akan terus memperkuat upaya kolaboratif bersama para pemangku kepentingan untuk berada di garis terdepan penanganan Covid-19 dan turut membantu seluruh aspek kehidupan masyarakat, di mana hal ini sejalan dengan cara Telkomsel dalam memaknai usia ke-25 tahun berkarya untuk membawa perubahan nyata di setiap fase kehidupan bangsa. Lebih lanjut, Telkomsel juga senantiasa berkomitmen untuk memaksimalkan peran sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan untuk terus menghadirkan layanan terbaik serta menjamin kualitas jaringan di seluruh pelosok Indonesia.



 

BERITA TERKAIT

Hari Dokter Indonesia, Wom Finance Donasikan Alat Kesehatan untuk 3 RSUD

NERACA Jakarta – Di tengah pandemi COVID-19 yang kini juga melanda Indonesia, dokter menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19.…

Digitalisasi Bawa Cuan Bagi Pedagang Saat Pandemi

Nyaris bangkrut dan terlilit utang puluhan juta karena tidak mampu bayar, derita yang harus diterima Diana (40) pedagang pakaian kaki…

Dorong Kemandirian dan Go Internasional - YDBA Bantu UMKM Kuliner Alat Pelatihan Memasak

Membangun kemandirian para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menggali pontensi yang dimiliki selalu dilakukan Yayasan Dharma Bhakti…

BERITA LAINNYA DI CSR

Hari Dokter Indonesia, Wom Finance Donasikan Alat Kesehatan untuk 3 RSUD

NERACA Jakarta – Di tengah pandemi COVID-19 yang kini juga melanda Indonesia, dokter menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19.…

Digitalisasi Bawa Cuan Bagi Pedagang Saat Pandemi

Nyaris bangkrut dan terlilit utang puluhan juta karena tidak mampu bayar, derita yang harus diterima Diana (40) pedagang pakaian kaki…

Dorong Kemandirian dan Go Internasional - YDBA Bantu UMKM Kuliner Alat Pelatihan Memasak

Membangun kemandirian para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menggali pontensi yang dimiliki selalu dilakukan Yayasan Dharma Bhakti…