Dana Kelola Reksadana Juni Tumbuh 1,68%

Pada Juni 2020, dana kelolaan reksadana atau assets under management (AUM) mencapai Rp 504,62 triliun di bulan Juni. Jumlah tersebut naik 1,68% dibanding dengan dana kelolaan reksadana pada bulan Mei sebesar Rp 496,30 triliun. Informasi tersebut berdasarkan data Infovesta Utama di Jakarta, kemarin.

Kenaikan dana kelolaan tidak lepas dari sentimen pasar keuangan dalam negeri yang kembali pulih. Dimana kenaikan dana kelolaan juga tidak terlepas dari kenaikan jumlah Unit Penyertaan (UP) industri reksadana yang juga naik sebesar 0,05%. Reksadana saham tercatat mengalami kenaikan AUM sebesar 5,52% dengan jumlah UP yang naik 0.25%. Sementara reksadana pasar uang berhasil catatkan kenaikan AUM sebesar 1,98% dengan jumlah UP yang juga naik sebesar 0,76%.

Lalu reksadana campuran meski berhasil kerek dana kelolaan sebesar 1,06%. Namun dari segi UP, reksadana ini justru tercatat turun 0,44%.  Sedangkan reksadana pendapatan tetap, justru mengalami penurunan AUM sebesar 0,32% yang juga diiringi dengan penurunan UP sebesar 0,66%.

Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa UP reksadana saham mengalami peningkatan yang tertinggi pada tahun ini, setelah selalu mengalami penurunan setiap bulannya. Ini dapat menunjukkan bahwa persepsi risiko investor terhadap produk berbasis saham telah mereda.  Artinya investor mulai berani memilih reksadana yang punya risiko lebih tinggi. Meski demikian, dengan masih tingginya kenaikan UP reksadana pasar uang juga mengindikasikan bahwa investor masih berjaga-jaga dengan keadaan ekonomi yang tidak pasti dan memilih investasi yang aman dengan risiko yang paling kecil di antara reksadana jenis lainnya.

 

BERITA TERKAIT

Satyamitra Kemas Cetak Laba Rp 14,93 Miliar

Emiten produsen kemasan, PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mencatatkan laba bersih di semester pertama tahun ini sebesar Rp 14,93…

CITA Bidik Produksi Bauksit 11 Juta Ton

Tahun ini, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menargetkan produksi bauksit antara 10 hingga 11 juta ton. “Dengan berlanjutnya pembangunan…

Akibat Corona, Prodia Merugi Rp 12,09 Miliar

Di kuartal kedua 2020, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan rugi sebesar Rp12,09 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI

Satyamitra Kemas Cetak Laba Rp 14,93 Miliar

Emiten produsen kemasan, PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) mencatatkan laba bersih di semester pertama tahun ini sebesar Rp 14,93…

CITA Bidik Produksi Bauksit 11 Juta Ton

Tahun ini, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menargetkan produksi bauksit antara 10 hingga 11 juta ton. “Dengan berlanjutnya pembangunan…

Akibat Corona, Prodia Merugi Rp 12,09 Miliar

Di kuartal kedua 2020, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan rugi sebesar Rp12,09 miliar atau memburuk dibanding priode yang sama tahun…